Seorang Bocah Tewas dalam Kebakaran Lahan di Melawi

Kompas.com - 14/08/2018, 08:47 WIB
Ilustrasi: Kobaran api menyala dari lahan perkebunan sawit yang terbakar di Arisan Jaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (25/7/2018). Petugas gabungan dari BPBD Kab Ogan Ilir, Manggala Agni Daops Banyuasin, TNI dan Polri terus melakukan pemadaman kebakaran lahan di daerah tersebut. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDIIlustrasi: Kobaran api menyala dari lahan perkebunan sawit yang terbakar di Arisan Jaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (25/7/2018). Petugas gabungan dari BPBD Kab Ogan Ilir, Manggala Agni Daops Banyuasin, TNI dan Polri terus melakukan pemadaman kebakaran lahan di daerah tersebut.

MELAWI, KOMPAS.com - Seorang bocah berusia tujuh tahun tewas dalam kebakaran lahan di Kalimantan Barat, Minggu (12/8/2018).

Korban bernama Vito, warga Desa Nanga Tikan, Kecamatan Belimbing Hulu, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Kebakaran tersebut terjadi tak jauh dari tempat tinggal korban.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Melawi, Syfaruddin dikutip Antaranews menjelaskan, saat kebakaran lahan terjadi, korban bersama kakaknya, Rio (12) dan orangtuanya, Adong (65) sedang berada di pondok kebun.

Sekitar pukul 10.00 WIB, api yang sedang membakar lahan sebelah pondok tiba-tiba menyambar dan membakar pondok dengan cepat.

Akibatnya, Adong, Rio dan Vito menjadi korban dalam kebakaran tersebut. Adong dan Rio kritis dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Citra Husada (RSCH) Nanga Pinoh. Sementara Vito meninggal dunia karena menderita luka bakar cukup parah.

Baca juga: 4 Helikopter Water Bombing Lakukan Pemadaman Kebakaran Hutan di Riau

Kadat, salah seorang keluarga korban yang ikut menunggu di RSCH mengungkapkan, kejadian ini diketahuinya setelah adik ipar yang berada di kampung memberitahu adanya keluarga yang menjadi korban kebakaran lahan.

"Kebakarannya pas hari Minggu yang kami ketahui. Sementara jamnya kami tidak tahu. Soal kejadiannya seperti apa, kami juga tidak tahu karena tidak berada di sana," katanya.

Kapoleres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, Senin (13/8/2018), mengatakan, pihaknya sudah memerintahkan jajarannya baik di tingkat Polres Melawi maupun Polsek Belimbing untuk memeriksa dan mengumpulkan barang bukti serta informasi di lapangan.

"Tadi malam anggota sudah turun langsung mengecek ke TKP. Hanya sampai sekarang kita masih menunggu laporan lengkap," katanya.

Baca juga: Panglima TNI Instruksikan Anggotanya Tidur di Hutan Selama Kebakaran Lahan

Saat ini, lanjut Fadlin, kronologi lengkap terkait kejadian karhutla yang menyambar pondok petani di Desa nanga Tikan, Kecamatan Belimbing Hulu, belum bisa dipaparkan.

Hal ini karena orban kebakaran masih dalam perawatan sehingga tidak bisa dimintai keterangan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Regional
Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Regional
Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Regional
Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Regional
Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Regional
Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Regional
Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Regional
Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Regional
Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Regional
4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

Regional
4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

Regional
94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

Regional
Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Regional
BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

Regional
Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X