Densus 88 Tangkap Empat Petani yang Diduga Terlibat Jaringan Teroris Poso - Kompas.com

Densus 88 Tangkap Empat Petani yang Diduga Terlibat Jaringan Teroris Poso

Kompas.com - 12/08/2018, 22:56 WIB
Ilustrasi Densus 88PERSDA NETWORK/BINA HARNANSA Ilustrasi Densus 88

MAKASSAR, KOMPAS.com – Detasemen Khusus 88 ( Densus 88) Antiteror Polri dibantu personel jajaran Polda Sulawesi Selatan menangkap empat orang petani yang diduga terlibat jaringan teroris Poso, Sulawesi Tengah.

Keempat terduga teroris ditangkap di dua kabupaten wilayah Sulawesi Selatan. Terduga teroris berinisial B (28) dan M (30) ditangkap di Desa Liliriattang, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone.

Sedangkan terduga teroris R (30) dan I (28) ditangkap di Kabupaten Luwu Timur.

Baca juga: Amankan Terduga Teroris, Densus 88 Amankan Uang Dollar dan Buku Bacaan

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Polisi Dicky Sondani saat dikonfirmasi Minggu (12/8/2018) mengatakan, empat terduga teroris itu berprofesi sebagai petani.

“Keempatnya berprofesi sebagai petani. Barang bukti yang telah disita tim Densus 88 dari empat tersangka berupa 15 kg bahan peledak yang siap untuk diledakkan, yang dimasukkan ke dalam jerigen,” kata Dicky.

Dicky mengungkapkan, keempat petani yang telah ditetapkan sebagai tersangka ini telah melakukan aksi terornya sejak tahun 2011.

Baca juga: Densus 88 Diam-diam Tangkap Seorang Terduga Teroris di Jember

 

Keempat tersangka ini merupakan jaringan Santoso Daeng Koro. Mereka ikut mensuplai, mengamankan, dan menyiapkan bahan peledak.

“Sudah banyak aksi yang mereka lakukan, terutama di wilayah Poso, Sulawesi Tengah. Keempat tersangka adalah warga Sulawesi Selatan, bukan warga Sulawesi Tengah. Keempat tersangka setelah ditangkap langsung dibawa ke Jakarta,” tambah dia.

Kompas TV Petugas juga masih mendalami apakah para pelaku merupakan anggota kelompok teroris JAD.


Komentar

Terkini Lainnya

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Megapolitan
Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Megapolitan
Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Megapolitan
Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Nasional
Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Edukasi
Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Megapolitan
Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Internasional
Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Edukasi
Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Megapolitan
Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Nasional
Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Megapolitan
Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan 'Diadopsi' Kampus di China

Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan "Diadopsi" Kampus di China

Internasional
Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas  Bekasi

Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas Bekasi

Megapolitan
Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Nasional
Close Ads X