Sakit Hati Dituduh Main Perempuan, Sekuriti Aniaya Tunangannya - Kompas.com

Sakit Hati Dituduh Main Perempuan, Sekuriti Aniaya Tunangannya

Kompas.com - 12/08/2018, 18:56 WIB
Ilustrasi kekerasan dalam hubunganthinkstock/lolostock Ilustrasi kekerasan dalam hubungan

PEKANBARU, KOMPAS.com - Seorang sekuriti berinisial AS (29) di Pekanbaru, Riau, ditangkap polisi karena melakukan penganiayaan terhadap tunangannya berinisial NS (29).

AS nekat menganiaya tunangannya diduga karena sakit hati atas tuduhan korban yang menyebut dirinya berselingkuh.

Polisi mengamankan AS pada Sabtu (11/8/2018) pukul 00.40 WIB di Jalan Pangeran Hidayat, Pekanbaru.

"Motifnya sakit hati, karena korban menuduh pelaku main perempuan (selingkuh)," ungkap Kanit Reskrim Polsek Pekanbaru Kota Ipda Dodi Vivino, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (12/8/2018).

Baca juga: Sebelum Dianiaya, Agus dan Ibu Lurah Sempat Makan Bakso Bareng

Dodi mengatakan, pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban di salah satu hotel di Jalan Gatot Subroto, Pekanbaru.

Korban yang merupakan salah satu mahasiswi di perguruan tinggi itu, mengalami luka memar di pelipis mata sebelah kiri, bibir atas luka robek, pipi kiri membengkak dan hidung mengeluarkan darah.

Dodi mengungkapkan, kejadian berawal Jumat (10/8/2018) sekitar pukul 14.00 WIB. Pelaku menghubungi korban untuk memberitahu bahwa pelaku menginap di hotel.

"Sekitar pukul 21.30 WIB, korban mendatangi pelaku ke hotel. Sampai di sana, korban menemukan pelaku seorang diri di kamar hotel. Korban bertanya kepada pelaku sedang ngapain. Pelaku bilang cuma ingin istirahat saja," ujar Dodi.

Namun, korban marah-marah karena menuduh pelaku bersama dengan perempuan lain. Korban pun makin penasaran.

Baca juga: Hari Pertama Sekolah, Seorang Pelajar SMA Di Bandung Dianiaya Temannya

"Kamu ngapain di sini? Kamu main-main sama wanita lain?' Tanya korban marah-marah. 'Jangan ribut di sini, saya mau istirahat', jawab pelaku," kata Dodi, menirukan pengakuan tersangka AS.

Melihat tunangannya ribut, AS langsung menutup mulut korban hingga terjadi pemukulan di dalam kamar hotel tersebut.

Setelah itu, lanjut Dodi, korban yang tidak terima perbuatan AS, melaporkan kejadian itu ke Polsek Pekanbaru Kota.

"Hasil olah TKP (tempat kejadian perkara), kita menemukan barang bukti 1 buah sprei dan sarung bantal yang terdapat percikan darah," kata Dodi.

Petugas langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Sekitar tiga jam setelah kejadian, pelaku ditangkap di sebuah toko di Jalan Pangeran Hidayat, Pekanbaru.

"Tersangka mengakui perbuatannya. Sehingga tersangka kita tahan," ujar Dodi.

Baca juga: Pengendara Kijang yang Dianiaya Diduga Jakmania Alami Luka di Kepala dan Tangan

Dia menambahkan, tersangka AS mengaku bertunangan dengan NS lebih kurang enam bulan, sedangkan berpacaran sudah lima bulan.

"Tersangka AS juga mengaku sudah pernah menikah, namun sudah lama cerai dengan istri pertamanya. Tapi, belum ada surat cerai resmi dari pengadilan. Sekarang ia bertunangan dengan NS," ujar dia.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka AS dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan, dan terancam hukuman dua tahun penjara.


Komentar

Terkini Lainnya

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Megapolitan
Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Megapolitan
Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Megapolitan
Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Nasional
Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Edukasi
Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Megapolitan
Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Internasional
Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Edukasi
Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Megapolitan
Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Nasional
Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Megapolitan
Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan 'Diadopsi' Kampus di China

Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan "Diadopsi" Kampus di China

Internasional
Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas  Bekasi

Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas Bekasi

Megapolitan
Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Nasional
Close Ads X