Sebuah Perahu Nelayan Tenggelam Ditabrak "Speedboat" Tak Dikenal

Kompas.com - 12/08/2018, 17:39 WIB
Perahu nelayan milik Abdul Rahman, warga Puau Sebatik, Kabupaten Nunukan, yang tenggelam setelah ditabrak speedboat tak dikenal di perairan perbatasan Tanjung Ahus. KOMPAS.com/ DOK TNI AL NUNUKANPerahu nelayan milik Abdul Rahman, warga Puau Sebatik, Kabupaten Nunukan, yang tenggelam setelah ditabrak speedboat tak dikenal di perairan perbatasan Tanjung Ahus.

NUNUKAN, KOMPAS.com – Sebuah perahu nelayan milik Abdul Rahman, warga Desa Sei Pancang, Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, tenggelam setelah ditabrak oleh speedboat tak dikenal di perairan Tanjung Ahus.

Komandan Pos AL Sei Pancang, Letda Laut Kurniawan Arumbay mengatakan, Abdul Rahman sedang memasang pukat saat perahunya ditabrak oleh speedboat yang tidak dikenal.

"Kejadian hari Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 wita, speedboat yang menabrak melaju dari arah utara menuju ke arah selatan,” ujarnya, Minggu (12/07/2018).

Arumbay menambahkan, perahu Abdul Rahman tenggelam setelah ditabrak speedboat yang melaju kencang tersebut.

Baca juga: Perahu Nelayan Tabrakan dengan Kapal Pinisi, Satu Orang Tewas

Perahu mengalami kerusakan pada bagian haluan dan bocor. Abdul Rahman sendiri selamat setelah ditolong oleh sesama nelayan yang sedang memasang pukat di perairan Tanjung Ahus.

Speedboat tersebut tetap melaju ke arah utara, sedangkan perahu mengalami kerusakan pada bagian haluan perahu dan bocor sehingga perahu tenggelam,” imbuhnya

Belum diketahui siapa pemilik speedboat yang menabrak perahu Abdul Rahman.

Baca juga: 2 Perahu Nelayan Malaysia Diamankan Saat Mencari Ikan di Perairan Indonesia

Sementara, perahu Abdul Rahman yang tenggelam saat ini masih diupayakan untuk ditarik menuju Sei Pancang Sebatik Utara.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Regional
Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Regional
Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Regional
Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Regional
Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Regional
Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Regional
Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Regional
Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Regional
Terjangkit dari Ayah, Bayi 12 Bulan di Kutai Kertanegara Positif Covid-19

Terjangkit dari Ayah, Bayi 12 Bulan di Kutai Kertanegara Positif Covid-19

Regional
AirNav: Benda Misterius di Langit Kota Solo Balon Udara

AirNav: Benda Misterius di Langit Kota Solo Balon Udara

Regional
'Tahun Ini Lebih Parah, Belum Lebaran Sudah Banjir'

"Tahun Ini Lebih Parah, Belum Lebaran Sudah Banjir"

Regional
Silaturahmi Lebaran Virtual, Ganjar Mau Lagi, Risma Sebut yang Penting Sehat

Silaturahmi Lebaran Virtual, Ganjar Mau Lagi, Risma Sebut yang Penting Sehat

Regional
Terungkap, Benda Langit Misterius yang Bikin Geger Warga Yogyakarta, Ini Faktanya

Terungkap, Benda Langit Misterius yang Bikin Geger Warga Yogyakarta, Ini Faktanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X