Biskuit Pencegah Osteoporosis Buatan Siswa Bengkulu Laris di Seoul

Kompas.com - 11/08/2018, 14:34 WIB
Siswa SMAN 2 Bengkulu Selatan membuat biskuit dari cangkang keong emas KOMPAS.COM/FIRMANSYAH Siswa SMAN 2 Bengkulu Selatan membuat biskuit dari cangkang keong emas

BENGKULU, KOMPAS.com - Biskuit dari cangkang keong emas yang mampu mencegah kerapuhan tulang atau osteoporosis ciptaan siswa SMAN 2, Kabupaten Bengkulu Selatan, terjual habis di Seoul, Korea Selatan.

Kesempatan tersebut berlangsung dalam event "World Inventory Creativity" (WIC) awal Agustus 2018.

Sebanyak 7 siswa diterbangkan ke Seoul untuk bertanding dalam event internasional tersebut.

Baca juga: Bintang Cilik Iklan Biskuit Ini, Sekarang Sibuk Geluti Gimnastik

"Kami memamerkan biskuit yang mampu mencegah kerapuhan tulang dengan bahan baku cangkang keong emas," kata juru bicara siswa Veni Aprisal, di Bengkulu, Kamis (9/8/2018).

Biskuit tersebut meraih dua medali emas di Seoul. Saat itu, tim membawa 30 cup biskuit dan terjual habis di Korea Selatan.

"Kami menggondol dua medali emas pada event itu. Seluruh jualan biskuit kami laku terjual habis dengan harga 1 dollar per cup," kata guru pendamping, Gusniarti.

Baca juga: Berkat Biskuit Tempe, Mahasiswa Universitas Brawijaya Lolos ke Final Kompetisi Pangan Dunia

"Warga Seoul suka makannya. Saat kami sebut ini dari cangkang keong mereka sempat kaget, tetapi tetap lanjut dimakan," imbuh Veni seraya tertawa. 

Biskuit ini awalnya merupakan hasil Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) SMAN 2 Bengkulu Selatan. Karya ini sebelumnya sempat menyabet penghargaan internasional pada event Fiksi di Bandung tahun 2016.

"Ini temuan lanjutan yang terus kami lengkapi sehingga layak dipasarkan secara massal," ujar Veni.

Baca juga: Polisi China Sita Narkoba Berbentuk Biskuit Beruang

Ide ini didapatkan dari studi literasi pustaka dan informasi di internet. Para siswa melihat kandungan keong emas mengandung 66,70 persen kandungan kalsium oksida.

Jadi, lanjut dia, kandungan zat kapur sangat banyak dan bisa mencegah osteoporosis.

Cara membuat biskuit ini adalah dengan membersihkan cangkang dan direndam dengan air panas.

Baca juga: Kata Jokowi, Bagi-bagi Biskuit Tak Cukup Atasi Masalah Stunting

Kemudian cangkangnya diambil dan direndam air bersih selama enam jam. Setelah itu, cangkang direndam dengan air jeruk selama enam jam dan dijemur selama satu hari.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X