Kebakaran 4 Kapal di Pati Diduga Dipicu Api Sisa Pengelasan - Kompas.com

Kebakaran 4 Kapal di Pati Diduga Dipicu Api Sisa Pengelasan

Kompas.com - 10/08/2018, 19:37 WIB
Empat unit kapal yang berlabuh di muara Sungai Silugonggo, Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terbakar, Kamis (9/8/2018) sore. 14 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan api yang telah mengganas itu.Dokumen BPBD Pati Empat unit kapal yang berlabuh di muara Sungai Silugonggo, Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terbakar, Kamis (9/8/2018) sore. 14 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan api yang telah mengganas itu.

PATI, KOMPAS.com - Hasil pemeriksaan sementara dari kepolisian, kebakaran 4 unit kapal di Juwana, Pati, diduga dipicu titik api sisa pengelasan di salah satu kapal.

Kapolres Pati, AKBP Uri Nartanti mengatakan, meski demikian sesuai peraturan, pihaknya tetap mendatangkan tim Labfor Polda Jateng untuk mengidentifikasi lebih dalam.

Tercatat empat kapal yang terbakar, yakni KM Dua Putra Perkasa 5, KM Dua Putra Perkasa 6, KM Dua Putra Utama dan satu unit kapal cantrang.

"Dugaan penyebab kebakaran karena masih ada sisa api dari pengelasan salah satu kapal," kata Uri Nartanti kepada Kompas.com, Jumat (10/8/2018).

Baca juga: 4 Kapal Terbakar di Pati, Kerugian Capai Rp 22 Miliar

Uri menjelaskan, sebelum kebakaran terjadi, ada aktivitas perbaikan di KM Dua Putra Perkasa 5, Kamis (9/8/2018).

Perbaikan berupa pengelasan pada sudut kapal itu rampung pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah itu tiba-tiba muncul kobaran api disertai asap tebal.

"Mengetahui api berkobar, warga berhamburan membantu memindahkan kapal yang berada dekat dengan kapal yang terbakar. Pihak TNI dan kepolisian juga langsung diterjunkan ke lokasi kejadian," kata Uri Nartanti.

14 unit kendaraan pemadam kebakaran yang mengupayakan pemadaman api mengalami kesulitan mengingat material kapal berupa kayu.

Di samping itu, angin yang berembus kencang memicu api semakin mengganas hingga menjalar ke kapal lain di sampingnya.

Baca juga: Empat Kapal Terbakar di Pati, 14 unit Damkar Diterjunkan

Api juga terus mengganas lantaran adanya bahan bakar yang tersimpan di dalam dua kapal. 

KM Dua Putra Perkasa 5 menyimpan 15 ton solar sisa melaut di perairan Papua dan KM Dua Putra Perkasa 6 menyimpan sekitar 40 ton solar.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya saja kerugian materi akibat hangusnya empat kapal ditaksir mencapai Rp 22 miliar," pungkasnya.

Sebagai catatan, kejadian kebakaran kapal di Pati sudah beberapa kali terjadi. Pada Juli 2017 lalu, kebakaran serupa terjadi di Juwana.

Bahkan saat itu belasan kapal hangus dan tiga orang warga harus dilarikan ke rumah sakit lantaran terbakar. Saat itu kerugian diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah.

Tak hanya itu, tahun 2015, kebakaran kapal di Juwana pernah terjadi. Setidaknya enam kapal hangus dan menyebabkan kerugian hingga belasan miliar rupiah.



Close Ads X