BJ Habibie: Usia Saya 82 Tahun, tetapi Otaknya Seperti Usia 28 Tahun - Kompas.com

BJ Habibie: Usia Saya 82 Tahun, tetapi Otaknya Seperti Usia 28 Tahun

Kompas.com - 10/08/2018, 15:43 WIB
BJ Habibie, yang hadir dalam pembukana Hakteknas ke 23 di Riau, turut menyampaikan pesannya kepada peserta.Photographer: Bhakti Satrio BJ Habibie, yang hadir dalam pembukana Hakteknas ke 23 di Riau, turut menyampaikan pesannya kepada peserta.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Presiden ke-3 Indonesia, BJ Habibie membuka peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ( Hakteknas) yang ke-23 tahun 2018 di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (10/8/2018).

Pembukaan kegiatan tersebut ditandai dengan pemukulan kompang, Jumat (10/8/2018).

BJ Habibie dalam sambutannya mengatakan, saat ini bangsa Indonesia membutuhkan manusia-manusia yang unggul dan bisa bersaing dengan siapa saja.

"Bangsa ini butuh manusia yang unggul, daya saingnya kuat," ucap Habibie.

Dia mengatakan, Indonesia beranekaragam suku, budaya, bahasa dan keyakinan. Namun, kata Habibie, tidak semua orang mengetahui bahwa justru keanekaragaman itu adalah unsur untuk bisa memberikan inspirasi.

Selain itu, dia menjelaskan, selama 50 tahun bangsa Indonesia bekerja keras mengembangkan prasarana ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga bisa memproduksi pesawat terbang N-250 buatan dalam negeri.

"Hari ini kita kenang hari kebangkitan teknologi nasional. Saya bersyukur melihat anak muda, cucu bagi saya," ungkap Habibie.

"Kalau saya ini sudah 82 tahun. Naik tangga aja susah. Tapi otaknya seperti masih usia 28 tahun," selorohnya.

Baca juga: Sambut Hakteknas, Habibie dan Menristek Ajak Berinovasi untuk Bangsa

Untuk itu, dia mengajak generasi muda terus mengembangkan teknologi-teknologi inovatif demi kemajuan bangsa Indonesia.

Hakteknas tahun ini mengangkat tema 'Innovasi untuk Kemandirian Pangan dan Energi". Sedangkan subtemanya adalah "Sektor Pangan dan Energi di Era Revolusi Industri 4.0".

Beragam teknologi canggih yang ditunjukkan pada Hakteknas kali ini. Ada mesin pengolahan pangan, pengolahan obat-obatan, pengolahan pupuk, pesawat tanpa awak, robot, Arc Plasma Sintering atau alat sintesa material eksperimental dan masih banyak lagi teknologi inovasi dalam negeri.

Alat-alat canggih itu dipasang di stan dari berbagai daerah di Indonesia. Stan tersebut berlokasi di Research, Inovation, Technologi (Ritech) Expo di kawasan gedung daerah Riau.

Stan-stan itu diisi perwakilan perguruan tinggi, lembaga pemerintah non kementerian, Balitbang, Komunitas, industri, Kemenristekdikti dan lainnya.

Puncak kegiatan Hakteknas juga dihadiri Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir dan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman beserta gubernur se-Indonesia dan Forkopimda Provinsi Riau.

Baca juga: BJ Habibie Hadir pada Peringatan HUT ke-61 Provinsi Riau

Usai pembukaan puncak Hakteknas, BJ Habibie dan rombongan meninjau stan-stan di Ritech Expo.

Kompas TV Jelang pendaftaran Capres Cawapres, Ketua umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menemui BJ Habibie.


Komentar

Terkini Lainnya

Close Ads X