Mengapa Gempa Susulan Bermagnitudo 6,2 di Lombok Bikin Warga Sangat Terkejut? - Kompas.com

Mengapa Gempa Susulan Bermagnitudo 6,2 di Lombok Bikin Warga Sangat Terkejut?

Kompas.com - 10/08/2018, 06:56 WIB
Sejumlah bangunan rumah rusak akibat gempa di desa Menggala, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Rabu (8/8/2018). Berdasarkan data terkini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan 7 pada skala richter (SR) di Lombok bertambah menjadi 131 dari sebelumnya 105 orang.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Sejumlah bangunan rumah rusak akibat gempa di desa Menggala, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Rabu (8/8/2018). Berdasarkan data terkini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan 7 pada skala richter (SR) di Lombok bertambah menjadi 131 dari sebelumnya 105 orang.

MATARAM, KOMPAS.com - Gempa bumi bermagnitudo 6,2 mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat, dan wilayah sekitarnya, Kamis (9/8/2018).

Gempa kali ini membuat warga yang ada di tenda pengungsian maupun rumah-rumah yang masih layak dikunjungi sangat terkejut hingga berhamburan.

Baca juga: Fakta Terbaru Gempa Lombok, Jumlah Korban Tewas Capai 259 Orang

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, pusat gempa susulan terakhir pada hari ini berada di sekitar kaki Gunung Rinjani sebelah barat, tepatnya di posisi 116,22 BT dan 8,6 LS. Pusat gempa berada di kedalaman 12 kilometer.

"Kedalamannya dangkal. Lebih dangkal dari gempa yang bermagnitudo 7. Jadi dekat dengan permukaan sehingga sangat kita rasakan. Magnitudonya juga 6,2," tuturnya dalam konferensi pers di Lombok Utara, NTB, seperti ditayangkan di Kompas TV, Kamis siang.

Intensitas tingkat guncangan, lanjut Dwikorita, diperkirakan mencapai intensitas VI skala MMI atau intensitas IV skala SIG.

"Artinya getaran dirasakan oleh banyak orang sehingga semua terkejut dan lari keluar dan mengakibatkan kerusakan ringan. Kenapa bisa kuat seperti itu karena pusat gempanya memang lebih dangkal," tambahnya kemudian.

Baca juga: Putri Gubernur TGB Terluka Tertimpa Reruntuhan Posko akibat Gempa Lombok

Gempa terbaru yang dirasakan warga NTB dan Bali pada hari ini terjadi sekitar pukul 13.25 Wita.

Dwikorita mengatakan, hingga pukul 14.00 Wita, sudah terjadi sebanyak 362 gempa susulan. Sebanyak 19 di antaranya dirasakan oleh warga.

"BMKG mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan waspada. Waspada karena gempa susulan masih akan terjadi," ungkapnya.

"Kami mohon jangan terpancing isu-isu yang menyesatkan, yang membuat resah atau bahkan ada yang mengatakan akan ada tsunami lagi," tambah dia.

Baca juga: 1 Ton Rendang Akan Dikirim untuk Korban Gempa di Lombok


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Close Ads X