PSI Kaltim Mengaku Kaget Pilihan Cawapres Jokowi Berubah

Kompas.com - 10/08/2018, 06:45 WIB
Presiden Joko Widodo mengumumkan Maaruf Amin sebagai pendampingnya damal pemilihan presiden 2018 didampingi pimpinan partai pengusung di Plataran Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2018) sore.WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN Presiden Joko Widodo mengumumkan Maaruf Amin sebagai pendampingnya damal pemilihan presiden 2018 didampingi pimpinan partai pengusung di Plataran Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2018) sore.

SAMARINDA, KOMPAS.com - Perubahan cawapres pendamping petahana Joko Widodo (Jokowi) tak hanya mengangetkan Mahfud MD, tapi juga pengurus dan anggota Partai Solidaritas Indonesia di Kalimantan Timur ( PSI Kaltim). Pada akhirnya, Jokowi memilih KH Ma'ruf Amin sebagai cawapresnya. 

Sekretaris DPW PSI Kaltim Awaluddin Jalil mengakui, sebagai partai baru, PSI berharap Mahfud MD bisa menjadi tandem Jokowi membenahi Indonesia. Hanya saja, pilihan memang sepenuhnya ada di tangan Jokowi.

Baca juga: Mahfud MD Tak Kecewa Batal Jadi Cawapres Jokowi, Hanya Mengaku Kaget

"Harapan kita awalnya nama Mahfud MD yang digandeng. Beliau punya kedekatan dengan PSI. Bahkan menjadi tim panelis seleksi bacaleg PSI," kata Jalil.

Meski demikian, PSI Kaltim tetap mendukung sepenuhnya pilihan Jokowi. Seluruh struktur dan anggota partai akan digerakkan untuk mensosialisasikan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Kita mendukung Joko Widodo tanpa syarat. Termasuk pilihannyan soal cawapres. Kita juga sadar belum bisa punya andil untuk menentukan capres, apalagi cawapres," pungkasnya. 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Satpol PP Temukan Tujuh Paket Sabu di Kolong Tol Jakarta Utara

Satpol PP Temukan Tujuh Paket Sabu di Kolong Tol Jakarta Utara

Megapolitan
Menristek Imbau Produk Inovasi Dalam Negeri Diprioritaskan di Lelang

Menristek Imbau Produk Inovasi Dalam Negeri Diprioritaskan di Lelang

Edukasi
SMA Pangudi Luhur Bantah Fasilitasi Sandiaga Deklarasi Dukungan Politik

SMA Pangudi Luhur Bantah Fasilitasi Sandiaga Deklarasi Dukungan Politik

Nasional
Baru 3 Jam di Merauke, Gadis Asal Surabaya Diperkosa Pria Bertopeng

Baru 3 Jam di Merauke, Gadis Asal Surabaya Diperkosa Pria Bertopeng

Regional
Seorang Pekerja Tewas Terjatuh saat Memasang Kubah Masjid Terapung

Seorang Pekerja Tewas Terjatuh saat Memasang Kubah Masjid Terapung

Regional
KPK Pindahkan Penahanan Bupati Bekasi dan 4 Tersangka Lain Kasus Meikarta

KPK Pindahkan Penahanan Bupati Bekasi dan 4 Tersangka Lain Kasus Meikarta

Nasional
Persyaratan Lengkap, Warung Nasi Campur di Tebet Diizinkan Beroperasi

Persyaratan Lengkap, Warung Nasi Campur di Tebet Diizinkan Beroperasi

Megapolitan
Erick Thohir: Kalau BPN Merasa Kepemilikan Lahan Masalah Pribadi Ya Mohon Maaf

Erick Thohir: Kalau BPN Merasa Kepemilikan Lahan Masalah Pribadi Ya Mohon Maaf

Nasional
Bangun Tidur, Pria Ini Pergoki Istrinya Berhubungan Seks dengan Pria Lain

Bangun Tidur, Pria Ini Pergoki Istrinya Berhubungan Seks dengan Pria Lain

Internasional
Turap Kali Jantung Perumahan Cluster Azzura di Sukamaju Depok Ambrol

Turap Kali Jantung Perumahan Cluster Azzura di Sukamaju Depok Ambrol

Megapolitan
Kadisdik Jabar: Sumbangan Orangtua Dibolehkan, Asal Sesuai Regulasi

Kadisdik Jabar: Sumbangan Orangtua Dibolehkan, Asal Sesuai Regulasi

Edukasi
Ketua RT/RW se-Tasikmalaya Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf

Ketua RT/RW se-Tasikmalaya Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf

Regional
Salon di Vietnam Ini Gratiskan Pelanggan yang Ingin Cukur Model Rambut Trump dan Kim

Salon di Vietnam Ini Gratiskan Pelanggan yang Ingin Cukur Model Rambut Trump dan Kim

Internasional
DPRD Kabupaten Bekasi Akan Gelar Paripurna Pengunduran Diri Neneng Hassanah

DPRD Kabupaten Bekasi Akan Gelar Paripurna Pengunduran Diri Neneng Hassanah

Megapolitan
Jokowi: Jangan Kita Mau Coblos, Berubah Gara-gara Isu

Jokowi: Jangan Kita Mau Coblos, Berubah Gara-gara Isu

Nasional

Close Ads X