Gus Mus Tak Sangka Jokowi Pilih Kiai Ma'ruf Amin Jadi Cawapres

Kompas.com - 09/08/2018, 20:26 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat berbincang dengan KH Ahmad Mustafa Bisri atau Gus Mus di kediamannya, di Leteh, Rembang, Kamis (9/8/2018) Dok. Ganjar PranowoGubernur Jateng Ganjar Pranowo saat berbincang dengan KH Ahmad Mustafa Bisri atau Gus Mus di kediamannya, di Leteh, Rembang, Kamis (9/8/2018)

REMBANG, KOMPAS.com - Ulama kharismatik asal Rembang KH Ahmad Mustafa Bisri atau Gus Mus ikut mengomentari cawapres pilihan Joko Widodo.

Presiden Jokowi akhirnya memilih Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presidennya.

Gus Mus kaget mendengar kabar itu. Hal itu diungkapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat bertamu ke kediaman Gus Mus di Pondok Pesantren Raudlatul Thalibin, Leteh, Rembang, Kamis (9/8/2018).

"Mpun maos (baca) berita, Mas," kata Ganjar, menirukan ucapan Gus Mus.

Baca juga: Maruf Amin Jadi Cawapres Jokowi, Kader PKB Bersorak Girang

Ganjar menanggapi pembicaraan itu, dengan rasa penasaran.

''Maos (baca) nopo Gus," kata Ganjar.

"Cawapresnya Kiai Ma'ruf," ucap Ganjar lagi, menirukan dialog dengan Gus Mus.

Setelah menyampaikan kabar itu, Gus Mus, lanjut Ganjar, kemudian berpikir sejenak. Menurut Gus Mus, KH Ma'ruf adalah sosok terbaik dari pilihan yang ada.

"Itu ya pilihannya memang harus itu," tambah Ganjar, menirukan ucapan Gus Mus.

Di akhir percakapan dengan Ganjar, Gus Mus kembali menilai sosok Kiai Ma'ruf sebagai sosok yang bersemangat.

"Beliau semangat kan?," tambahnya.

Baca juga: Ini Alasan Jokowi Pilih Maruf Amin Jadi Cawapresnya

Sementara itu, Ganjar mengaku cukup terkejut dengan pilihan itu. Namun pada akhirnya, nama yang dipilih adalah sosok inisial M yang telah disebutkan sebelumnya.

"Memang dari dulu disebut inisial 3 M, saya tahu siapa saja orangnya," ucapnya.

Dalam konferensi pers seusai bertemu ketua umum dan sekretaris jenderal partai politik pendukungnya di Restoran Plataran, Menteng, Jakarta, Kamis (9/8/2018), Presiden Jokowi memutuskan cawapresnya.

"Saya memutuskan dan telah mendapat persetujuan dari partai-partai koalisi yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja bahwa yang akan mendampingi calon wakil presiden adalah Profesor Kiai Haji Ma'ruf Amin," ujar Jokowi. 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Pria Gunakan Foto Artis Korea untuk Menipu, Ancam Sebar Foto Bugil, 8 Perempuan Jadi Korban

Cerita Pria Gunakan Foto Artis Korea untuk Menipu, Ancam Sebar Foto Bugil, 8 Perempuan Jadi Korban

Regional
Provinsi Jawa Tengah Kembali Terima 248.600 Dosis Vaksin, Ganjar Minta 12 Daerah Langsung Eksekusi

Provinsi Jawa Tengah Kembali Terima 248.600 Dosis Vaksin, Ganjar Minta 12 Daerah Langsung Eksekusi

Regional
Menyoal KKN Lapangan Unila, Rencana Libatkan Ribuan Mahasiswa hingga Ditunda Setelah Diprotes Warganet

Menyoal KKN Lapangan Unila, Rencana Libatkan Ribuan Mahasiswa hingga Ditunda Setelah Diprotes Warganet

Regional
UPT Logam Purbalingga Terbakar Hebat, 1 Orang Tewas dan 3 Gedung Rusak Berat

UPT Logam Purbalingga Terbakar Hebat, 1 Orang Tewas dan 3 Gedung Rusak Berat

Regional
Kronologi Pria Bunuh Pasangan Sesama Jenis di Grobogan, Berawal dari Kencan yang Tak Dibayar

Kronologi Pria Bunuh Pasangan Sesama Jenis di Grobogan, Berawal dari Kencan yang Tak Dibayar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ini Alasan Siswi Non-Muslim di Padang Diwajibkan Pakai Jilbab | Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Pamannya

[POPULER NUSANTARA] Ini Alasan Siswi Non-Muslim di Padang Diwajibkan Pakai Jilbab | Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Pamannya

Regional
Duduk Perkara Dokter Ditemukan Tewas Dalam Mobil Sehari Setelah Divaksin Covid-19, Diduga Sakit Jantung

Duduk Perkara Dokter Ditemukan Tewas Dalam Mobil Sehari Setelah Divaksin Covid-19, Diduga Sakit Jantung

Regional
Detik-detik Seorang Remaja di Pekanbaru Tewas Setelah Terjatuh dan Tertabrak Mobil Damkar

Detik-detik Seorang Remaja di Pekanbaru Tewas Setelah Terjatuh dan Tertabrak Mobil Damkar

Regional
Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X