Gubernur Pastika: Patung GWK Tahan terhadap Gempa

Kompas.com - 08/08/2018, 18:20 WIB
Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat menggelar simakrama di Wantilan DPRD Provinsi Bali, Sabtu (3/3/2018). dok. Biro Pers Pemprov BaliGubernur Bali Made Mangku Pastika saat menggelar simakrama di Wantilan DPRD Provinsi Bali, Sabtu (3/3/2018).

KUTA SELATAN, KOMPAS.com - Gubernur Bali Made Mangku Pastika menegaskan bahwa patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, sudah memenuhi standar bangunan tahan gempa.

Aspek keselamatan patung, lanjut dia, disebut sudah memenuhi standar keamanan internasional. Hal ini disampaikan Pastika terkait kekhawatiran masyarakat mengenai kekuatan Patung GWK di tengah gempa yang melanda NTB dan Bali belum lama ini.

"Masyarakat tidak perlu khawatir karena keamanan patung ini sudah memenuhi standar tahan gempa, jadi akan tetap berdiri kokoh. Untuk itu, saya minta masyarakat untuk ikut menjaga dan melestarikan karya seni masyarakat kita ini," ujar Pastika di sela prosesi ritual "Pemelaspasan dan Pemahayu Wewidangan", Rabu (8/8/2018).

Baca juga: Perjalanan Panjang Patung GWK, Selesai Dibangun Setelah 4 Kali Ganti Presiden

Hari ini, patung GWK menjalani ritual pembersihan dan penyucian setelah syukuran rampungnya patung setinggi 121 meter ini digelar pada 4 Agustus 2018.

Ritual penyucian ini dilakukan sesuai dengan kepercayaan agama Hindu sebelum bangunan diresmikan dan digunakan secara langsung.

Upacara Pemelaspasan dan Pemahayu Wewidangan GWK tersebut diisi dengan rangkaian ritual Pecaruan Rsi Gana, Panca Rupa, Penyakap Karang dan Ngedeng Tanah Ngurug Palemahan.

Ritual tersebut "dipuput" atau dipimpin oleh Ida Pedanda Gede Mas Pratama dari Griya Tegeh Abiansemal, Ida Pedanda Gede Ngurah Putra Keninten dari Griya Kediri Sangeh dan Ida Pedanda Gede Jelantik Giri dari Griya Peliatan Ubud.

Baca juga: Upacara Penyucian Patung GWK Digelar, Ini Doa Gubernur Pastika

Pastika berharap, kehadiran Patung GWK dapat memajukan iklim pariwisata dan memberikan manfaat positif bagi masyarakat Pulau Dewata.

"Saya berharap agar patung ini dapat dijaga dengan baik oleh semua pihak sehingga tetap berdiri kokoh dan dapat dinikmati oleh setiap orang yang ada di Bali," katanya.

Patung GWK, lanjut dia, diharapkan bisa menjadi ikon baru pariwisata Bali. Selain itu, dia juga menjawab

Selain Pastika, acara ini dihadiri pula oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Presiden Komisaris PT Garuda Adhimatra Indonesia Mayjen TNI (Purn) Sang Nyoman Suwisma.

Baca tentang


Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Regional
Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Regional
Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Regional
Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Regional
Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

Regional
Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Regional
Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Regional
Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Regional
Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Regional
KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Oktober 2020

Regional
Hanya karena Sering Ngompol, Bocah Balita Dianiaya hingga Alami Trauma

Hanya karena Sering Ngompol, Bocah Balita Dianiaya hingga Alami Trauma

Regional
Dilaporkan Hilang oleh Suaminya, Pedagang Pakaian Ditemukan Tewas di Kamar Hotel

Dilaporkan Hilang oleh Suaminya, Pedagang Pakaian Ditemukan Tewas di Kamar Hotel

Regional
Ridwan Kamil: Jangan Kaget kalau Wisatawan Dihentikan Saat Libur Panjang

Ridwan Kamil: Jangan Kaget kalau Wisatawan Dihentikan Saat Libur Panjang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X