PDI-P: Cawapres Jokowi Sudah Ditentukan di Bogor, Kini Bahas Taktik dan Strategi

Kompas.com - 08/08/2018, 15:20 WIB
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi lokasi dan posko Tagana Gempa Bumi 6,4 SR di Desa Madiyan, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Senin (30/7/2018).KOMPAS.com/LALU M SYAMSUL ARIFIN Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi lokasi dan posko Tagana Gempa Bumi 6,4 SR di Desa Madiyan, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Senin (30/7/2018).

MALANG, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Ahmad Basarah mengatakan, partai koalisi sudah menyepakati calon wakil presiden (cawapres) yang akan disandingkan dengan Presiden Joko Widodo untuk menghadapi Pemilu Presiden 2019 mendatang.

Karenanya, Basarah mengatakan, partai koalisi pengusung Presiden Joko Widodo sudah fokus pada pembahasan taktik dan strategi Pemilu.

"Sampai dengan tanggal 10 besok, bukan lagi persoalan siapa cawapresnya bagi Pak Jokowi dan partai koalisi. Tapi sudah menyangkut taktik dan strategi dalam kompetisi," katanya di Universitas Negeri Malang (UM), Rabu (8/8/2018).

Terkait pengumuman cawapres untuk Jokowi, Basarah mengatakan tinggal menunggu waktu dan momen yang tepat.


Baca juga: Ketum PPP Buka-bukaan soal Sosok Cawapres Jokowi

Namun, wakil ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) itu memastikan bahwa cawapres untuk Jokowi akan diumumkan sebelum batas waktu pendaftaran berakhir.

"Jadi oleh karena itu, kapan, di mana, dan siapa cawapresnya yang akan diumumkan itu menunggu momentum yang paling pas untuk diumumkan. Yang pasti akan diumumkan sebelum tanggal 10 Agustus pukul 00.00," ungkapnya.

Basarah tidak menyebutkan nama cawapres yang sudah disepakati untuk Jokowi. Ia hanya mengatakan bahwa pertemuan para ketua umum partai koalisi di Istana Bogor beberapa waktu lalu sudah menyepakati satu nama untuk Jokowi.

"Mengenai siapa namanya, kriterianya bagaimana sudah disepakati dalam pertemuan di Bogor antara ketua umum partai politik dengan Pak Jokowi," jelasnya.

"Yang diberikan wewenang untuk mengumumkan nama cawapresnya adalah Pak Jokowi," tambahnya.

Baca juga: KPU Yakin Capres-Cawapres Mendaftar di Hari Terakhir Masa Pendaftaran

Basarah juga enggan menyebutkan kriteria cawapres yang sudah disepakati oleh partai koalisi untuk disandingkan dengan Jokowi.

"Yang pasti calon wakil presidennya itu adalah warga negara Indonesia. Punya KTP Indonesia, beragama Islam. Usianya sudah cukup umur. Jadi kita tunggu tanggal mainnya," ungkapnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X