Seorang PNS Aceh Utara Tewas Dibunuh di Gudang Miliknya

Kompas.com - 08/08/2018, 14:10 WIB
Kompas TV Seorang ibu rumah tangga ditemukan tewas di dalam rumahnya di Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (26/7) malam.

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com - Seorang pegawai negeri sipil ( PNS) Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Aceh Utara, Muhammad Ishak Zakari (74) ditemukan tewas bersimbah darah di gudang miliknya di Desa Meunasah Mayang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Selasa (7/8/2018) malam.

Jasad korban ditemukan pertama kali oleh tetangganya, Akmalu Fatah (35). Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, Iptu Riski Andrian, Rabu (8/8/2018), menyebutkan, korban setiap sore menjelang magrib biasa berdiri di depan gudang miliknya.

Namun, sore itu, korban tidak terlihat. Beberapa kali dipanggil oleh Akmalu juga tidak menyahut.

Karena itu, Akmalu lalu melihat ke dalam gudang dan sangat terkejut melihat korban bersimbah darah dalam kondisi menelungkup.

“Biasanya menurut Akmalu, mereka ngobrol sore hari di gudang tanaman aneka tumbuhan milik korban. Namun sore itu korban tak terlihat. Kita menduga ini kasus pembunuhan dengan bercak darah dan bekas luka di tubuh korban,” kata Iptu Reski.

Baca juga: Sopir Taksi Online yang Ditemukan Tewas di Sumedang Dibunuh di Pinggir Tol Cipali

Di belakang kiri kepala korban terlihat bekas luka benda tajam. Selain itu, telepon seluler korban juga raib.

“Penyidik sudah melakukan olah tempat kejadian perkara, melakukan otopsi untuk memastikan penyebab kematian. Saat ini kami mendalami berbagai informasi dan meminta keterangan saksi-saksi,” pungkasnya.

Baca juga: Kronologi Hilangnya Sopir Taksi Online yang Ditemukan Tewas di Sumedang



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Regional
PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

Regional
Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Regional
Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Regional
Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Regional
Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Regional
Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Regional
Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Regional
2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

Regional
Sinar Api Kembali Muncul dari Kawah Gunung Karangetang

Sinar Api Kembali Muncul dari Kawah Gunung Karangetang

Regional
Kronologi Bocah 6 Tahun Digigit 2 Anjing Milik Villa di Sleman, Ayah Khawatir Anaknya Kena Rabies

Kronologi Bocah 6 Tahun Digigit 2 Anjing Milik Villa di Sleman, Ayah Khawatir Anaknya Kena Rabies

Regional
Terpeleset di Sungai Ciliwung, Seorang Bocah Ditemukan Meninggal Dunia

Terpeleset di Sungai Ciliwung, Seorang Bocah Ditemukan Meninggal Dunia

Regional
Prada DP Pembunuh Fera Oktaria Kabur ke Padepokan Setelah Jual Sepeda Motor Korban

Prada DP Pembunuh Fera Oktaria Kabur ke Padepokan Setelah Jual Sepeda Motor Korban

Regional
Pembakar Surat Suara di Gunungkidul Divonis Hukuman Percobaan 6 Bulan

Pembakar Surat Suara di Gunungkidul Divonis Hukuman Percobaan 6 Bulan

Regional

Close Ads X