Tunggu Fatwa MUI, Pjs Wali Kota Palopo Hentikan Pemberian Vaksin MR

Kompas.com - 07/08/2018, 11:33 WIB
Dinas Kesehatan kota Palopo memberikan vaksin MR di sejumlah sekolah sejak 2 Agustus 2018 KOMPAS.com/AMRAN AMIRDinas Kesehatan kota Palopo memberikan vaksin MR di sejumlah sekolah sejak 2 Agustus 2018

PALOPO, KOMPAS.com – Penjabat Wali Kota Palopo, Andi Arwien Azis, instruksikan Dinas Kesehatan kota Palopo untuk menghentikan vaksin Measles Rubella (MR) yang sudah dilaksanakan di sejumlah sekolah dalam kota sejak 2 Agustus lalu.

“Penghentian itu dilakukan kerena menimbulkan pro dan kontra di masyarakat, penghentian dilakukan untuk sementara, sampai ada fatwa yang keluar dari MUI," katanya, Selasa,(07/8/2018).

Untuk melakukan penghentian itu, kata Arwin, telah menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan untuk menyampaikan kepada Puskesmas.

Baca juga: MUI: Vaksin Imunisasi MR Belum Bersertifikat Halal

"Saya sudah sampaikan ke Dinas Kesehatan agar dihentikan. Sekarang sudah disampaikan juga ke seluruh Puskesmas," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan kota Palopo dr Ishak Iskandar mengatakan bahwa instruksi tersebut sudah ditindaklanjuti ke seluruh Puskesmas dan kepala Bidang yang menangani untuk menghentikan pemberian vaksin tersebut karena terjadi pro kontra di lapangan.

“Kami sudah tindak lanjuti dengan menyampaikan ke Puskesmas dan Sekolah, jika pemberian vaksin dihentikan untuk sementara waktu sambil menunggu keputusan atau Fatwa MUI,” ucapnya.

Baca juga: SD di Pangkal Pinang Batalkan Pemberian Vaksin MR karena Tak Ada Sertifikat Halal

Sebelumnya, sejak 2 Agustus lalu, Dinas Kesehatan Kota Palopo telah melakukan vaksinasi MR di sekolah. 

Antara lain SD Muhammadiyah, SDN 40 Lapau, SDN 56 Bulantua, SDN 14 Temmalulu dan sejumlah sekolah lainnya melalui Puskesmas, namun dalam pemberian vaksin tersebut sejumlah orang tua siswa menolak dilakukan vaksin kepada anaknya.

Berikut data Puskesmas yang melakukan imunisasi Vaksin MR

- Puseksmas Pontap, sudah vaksin 5 sekolah, yang belum vaksin 20 sekolah

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Regional
Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Regional
Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Regional
Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Regional
Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Regional
50 Warga Tangsel Kedapatan Buang Sampah di Pembatas Jalan Ciledug Kota Tangerang

50 Warga Tangsel Kedapatan Buang Sampah di Pembatas Jalan Ciledug Kota Tangerang

Regional
Dalam Sehari, Kasus Positif Covid-19 di NTB Bertambah 49 Orang

Dalam Sehari, Kasus Positif Covid-19 di NTB Bertambah 49 Orang

Regional
Kasus Covid-19 di Sumsel Bertambah 59 Orang dalam Sehari, Lab Palembang Kewalahan

Kasus Covid-19 di Sumsel Bertambah 59 Orang dalam Sehari, Lab Palembang Kewalahan

Regional
Polisi Duga Ada Kelalaian dari Terbaliknya Perahu Ziarah di Ogan Ilir yang Tewaskan 4 Guru

Polisi Duga Ada Kelalaian dari Terbaliknya Perahu Ziarah di Ogan Ilir yang Tewaskan 4 Guru

Regional
Tangis Orangtua Korban Perahu Terbalik di Ogan Ilir: Dia Anak Tunggal, Pergi Ziarah Tak Pamit...

Tangis Orangtua Korban Perahu Terbalik di Ogan Ilir: Dia Anak Tunggal, Pergi Ziarah Tak Pamit...

Regional
Fakta Guru Cabuli Murid 4 Tahun, Berawal dari Medsos dan Ancaman Sebar Foto Tanpa Busana

Fakta Guru Cabuli Murid 4 Tahun, Berawal dari Medsos dan Ancaman Sebar Foto Tanpa Busana

Regional
[POPULER NUSANTARA] Nekat Curi Ponsel di Ruang Isolasi Covid-19 | Viral Video Bahar Bin Smith di Nusakambangan

[POPULER NUSANTARA] Nekat Curi Ponsel di Ruang Isolasi Covid-19 | Viral Video Bahar Bin Smith di Nusakambangan

Regional
Wagub Kaltim Klaim Siap Terapkan New Normal

Wagub Kaltim Klaim Siap Terapkan New Normal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X