Kompas.com - 07/08/2018, 07:51 WIB
Kapal pesiar Equanimity berada di di perairan Tanjung Benoa, Bali, pada 4 April 2018. (AFP/Sonny Tumbelaka) Kapal pesiar Equanimity berada di di perairan Tanjung Benoa, Bali, pada 4 April 2018. (AFP/Sonny Tumbelaka)

BATAM, KOMPAS.com - Kapal pesiar mewah Equanimity senilai 250 juta dollar AS atau Rp 3,5 triliun (kurs Rp 14.000) berbendera Kepulauan Cayman sebelumnya sempat berada di perairan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kapal ini terkait dengan skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang menyeret nama mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak

Pantauan Kompas.com, pada pukul 19.30 WIB kapal tersebut sudah tidak terlihat lagi. Dua kapal patroli Baharkam Mabes Polri yang sebelumnya terlihat berjaga di lokasi sekitar kapal pesiar tersebut juga tidak terlihat lagi.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga mengatakan tidak mengetahui perkembangan kasus kapal pesiar tersebut. Menurut dia, penanganan kasus tersebut ditangani langsung oleh Mabes Polri.

Baca juga: Skandal 1MDB: Indonesia Akan Kembalikan Kapal Pesiar Mewah ke Malaysia

"Serah terima kapal tersebut ditangani langsung Mabes Polri, kami Polda Kepri tidak mengetahui hal itu," kata Erlangga yang dikonfirmasi melalui sambungan selulernya, Senin (6/8/2018).

Erlangga menilai keberadaan kapal tersebut di perairan Nongsa, besar kemungkinan dikarenakan lokasi Nongsa berdekatan dengan perairan Malaysia. Sehingga sebelum diberangkatkan ke Malaysia, kapal tersebut di titipkan di perairan Nongsa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Erlangga juga tidak mengetahui keberangkatan kapal pesiar tersebut yang tidak terlihat lagi di perairan Nongsa pada pukul 19.30 WIB. "Bisa saja sudah diserahkan ke pihak Malaysia, kan kapal itu milik Malaysia," ujarnya. 

Sebelumnya kapal pesiar mewah yang memiliki interior berlapis marmer dan hiasan berlapis emas ini ditangkap pada Februari 2018 atas permintaan pihak berwenang Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Skandal 1MDB: Indonesia Serahkan Yacht Mewah, Mahathir Berterima Kasih

Namun putusan pengadilan Indonesia pada April 2018 lalu menyatakan bahwa kapal pesiar itu disita secara tidak sah dan harus dilepas kepada pemiliknya.

Polisi Indonesia menangkap kembali kapal itu lagi pada bulan Juli 2018 menyusul permintaan resmi untuk bantuan hukum dari AS.

Polisi Indonesia kemudian mengatakan mereka akan menyerahkan kapal pesiar ke Malaysia tetapi tidak menyebutkan kapan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.