2019, Desa Diharapkan Dapat Dana hingga Rp 1,3 Miliar Per Tahun

Kompas.com - 05/08/2018, 08:58 WIB
Warga melintasi spanduk pemberitahuan anggaran pendapatan dan belanja desa di Balai Desa Bojongsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (9/7/2017). Setiap desa seharusnya memasang baliho di balai desa terkait laporan penggunaan dana desa. Ini untuk transparansi penggunaan dana desa. KOMPAS/ABDULLAH FIKRI ASHRIWarga melintasi spanduk pemberitahuan anggaran pendapatan dan belanja desa di Balai Desa Bojongsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (9/7/2017). Setiap desa seharusnya memasang baliho di balai desa terkait laporan penggunaan dana desa. Ini untuk transparansi penggunaan dana desa.

BENGKULU, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (Dirjen PDT) Samsul Widodo menjelaskan, dana desa pada tahun 2019 diharapkan naik menjadi Rp 85 triliun.

Dengan demikian, jika angka ini naik, maka per desa akan mendapat Rp 1,2 miliar hingga Rp 1,3 miliar per tahun.

Ia mengingatkan dana yang cukup besar tersebut harus harus dikelola sesuai dengan administrasi pengelolaan hingga tidak menjadi masalah di kemudian hari.

“Meningkatkan kualitas pemanfaatan dana desa, harapan kita dengan pelatihan-pelatihan yang intensif, saat ini kami juga bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri untuk melatih kepala desa,” jelas Samsul Widodo di Bengkulu, Sabtu (4/8/2018).


Mewakili Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo, Samsul Widodo menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan kajian-kajian guna mempercepat pembangunan desa di samping dengan adanya kerja sama antara pemerintah pusat, kementerian lembaga lain, termasuk dengan pemerintah provinsi dan kabupaten.

Baca juga: Menteri Klaim Dana Desa Turunkan Kemiskinan hingga 1,8 Juta Orang

Potensi ternak

Samsul mengatakan, Provinsi Bengkulu dengan wilayah yang masih luas memiliki potensi ternak yang besar untuk dikembangkan.

“Harapannya kita bisa mengembangkan ternak karena sebenarnya potensinya cukup besar lahannya cukup besar untuk peternakan dan pakannya juga ada,” jelas Samsul.

Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto pada kesempatan ini mengharapkan, Kementerian Desa dapat membantu meningkatkan kapasitas petani, baik dalam proses produksi maupun pemasaran.

Selama ini, pemasaran produk seperti kopi masih melewati Lampung dan Sumatera Selatan, belum memanfaatkan Pelabuhan Pulau Baai.

“Mudah-mudahan dengan bantuan terkait dengan prosesing maupun pemasaran itu bisa meningkatkan kesejahteraan masarakat yang ada di pedesaan,” harap Gotri.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Regional
Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Regional
Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Regional
Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Regional
60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

Regional
Angin Kencang, Sebagian Akses Wisata Dataran Tinggi Dieng Tertutup

Angin Kencang, Sebagian Akses Wisata Dataran Tinggi Dieng Tertutup

Regional
Soal Ibu Kota, Bappenas Pastikan Itu Lahan Negara, Bukan Kesultanan

Soal Ibu Kota, Bappenas Pastikan Itu Lahan Negara, Bukan Kesultanan

Regional
Hendak ke Yogya, Polisi Pulangkan Suporter Persis Kembali ke Solo

Hendak ke Yogya, Polisi Pulangkan Suporter Persis Kembali ke Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X