Meninggal karena Hipertensi, Pelatih Paskibra yang Bikin Anak Asuh Histeris hingga Pingsan

Kompas.com - 04/08/2018, 21:25 WIB
Puluhan Paskibra Kota Palopo Tiba-tiba Mengangis Histeris Hingga Pingsan di Lapangan pancasila Kota Palopo KOMPAS.com/Amran Amir Puluhan Paskibra Kota Palopo Tiba-tiba Mengangis Histeris Hingga Pingsan di Lapangan pancasila Kota Palopo

PALOPO, KOMPAS.com – Pelatih pasukan pengibar bendera ( Paskibra) Kota Palopo, Sulawesi Selatan, meninggal dunia karena penyakit darah tinggi atau hipertensi.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 1403 Sawerigading, Letkol Inf M Imasfy, mengatakan bahwa sang pelatih Paskibra Kota Palopo bernama Pelda Nasrullah. 

“Pelatihnya Pelda Nasrullah, barusan meninggal dunia akibat sakit hipertensi,” katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (4/8/2018).

Baca juga: Pelatih Meninggal, Puluhan Paskibra Menangis Histeris hingga Pingsan Saat Latihan

Imasfy mengatakan, Nasrullah dikenal sebagai pelatih Pasukan Paskibra untuk acara pengibaran bendera 17 Agustus mendatang.

“Takdir berkata lain, dia meninggal dunia setelah dirawat satu malam di rumah sakit Siti Madyang lalu dirujuk ke rumah sakit umum Sawerigading Palopo,” ujarnya.

Baca juga: Pesan WA Terakhir Sopir Taksi Online: Ini TKP-nya, Gw Kejebak Bro...

Kepergiaan Pelda Nasrullah membuat puluhan anggota Paskibra tiba-tiba menangis histeris, dan sebagian pingsan di Lapangan Pancasila, Kota Palopo, Sabtu (4/8/2018).

Mereka awalnya sedang melakukan latihan sore. Namun tiba-tiba latihan berhenti dan menangis setelah mendengar kabar pelatihnya baru saja meninggal dunia.

Baca juga: Cerita Lengkap Ibu Lurah Pura-pura Mati agar Selamat dari Upaya Pembunuhan

Warga yang berada di sekitar lapangan Pancasila kaget dan mendatangi lokasi untuk mengetahui penyebab para pasukan Paskibra menangis histeris dan pingsan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X