Cawapres Jokowi Disebut Akan Diumumkan pada 9 Agustus

Kompas.com - 04/08/2018, 18:16 WIB
Presiden Joko Widodo santap malam bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, Senin malam 23 Juli 2018.Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden Presiden Joko Widodo santap malam bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, Senin malam 23 Juli 2018.

KARAWANG, KOMPAS.com - Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy menyebutkan bahwa Joko Widodo berencana mengumumkan calon wakil presiden (cawapres) pendampingnya pada 9 Agustus mendatang.

Pria yang akrab disapa Romi ini mengungkapkan, satu nama telah disepakati saat pertemuan para ketua umum enam partai koalisi dengan Jokowi pada 23 Juli 2018.

"Berdasarkan komunikasi terakhir saya dengan presiden (Jokowi) pada hari Selasa lalu, (cawapres) akan diumumkan pada 9 Agustus 2018, dan akan didaftarkan ke KPU pada 10 Agustus 2018," ucap Romi di sela kunjungan ke Pondok Pesantren Al Furqon, Klari, Karawang, Sabtu (4/8/2018).

Baca juga: Masih Ingin Dampingi Jokowi, JK Tunggu Putusan MK


Sementara itu, terkait desakan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) agar Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjadi pendamping Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang, Romi menyebutkan bahwa politik itu dinamis.

Hanya saja, Romi tetap berpegang pada satu nama yang telah disepakati bersama.

"Politik itu dinamis kurang satu detik saja bisa berubah. Istilahnya sebelum jadi kuning melengkung masih ada kesempatan. Kecuali jika sudah ditandatangani pendaftaran di KPU-nya," ungkapnya.

Baca juga: Tanpa Basa-basi, Din Syamsuddin Bersedia Jadi Cawapres bagi Jokowi

Romi mengakui, setiap partai yang tergabung dalam koalisi telah mengusulkan satu nama. Namun, lanjut dia, cawapres tetap merupakan hak prerogatif calon presiden (capres).

"Setelah setiap partai koalisi mengusulkan calon. Pak Jokowi menetapkan satu calon dan sudah disepakati bersama," ungkapnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X