Pilih Maju Jadi Caleg, Wakil Wali Kota Madiun Mengundurkan Diri - Kompas.com

Pilih Maju Jadi Caleg, Wakil Wali Kota Madiun Mengundurkan Diri

Kompas.com - 03/08/2018, 22:52 WIB
Wakil Wali Kota Madiun Armaya menyampaikan alasannya mengundurkan diri dari jabatannya lantaran maju sebagai caleg DPRD Kota Madiun pada pileg 2019, Jumat (3/8/2018). KOMPAS.com/Muhlis Al Alawi Wakil Wali Kota Madiun Armaya menyampaikan alasannya mengundurkan diri dari jabatannya lantaran maju sebagai caleg DPRD Kota Madiun pada pileg 2019, Jumat (3/8/2018).

MADIUN, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Madiun Armaya secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya menyusul pencalonannya sebagai , bakal anggota legislatif ( bacaleg) DPRD Kota Madiun pada Pemilu Legislatif 2019.

"Saya mendapatkan mandat dari DPP Perindo untuk membesarkan dan memenangkan partai di Kota Madiun. Tentunya ada konsekuensi psikologis terhadap saya selaku ketua DPD Perindo Kota Madiun. Akhirnya saya membuat keputusan untuk ikut berkompetisi dalam pesta Pileg 2019 dan mundur sebagai wakil wali kota," kata Armaya, Jumat (3/8/2018).

Bagi Armaya, sangat berat mengambil keputusan pengunduran diri sebagai Wakil Wali Kota Madiun. Namun ia menyadari tindakannya bagian dari konsekuensi dan risiko sebagai seorang politisi.

"Semua konsekuensinya harus saya terima. Bicara untung rugi itu bukan politikus. Seorang politikus harus berani mengambil sikap dan keputusan yang tentunya dengan pemikiran yang logis," ujar Armaya.

Baca juga: Cerita Lengkap Ibu Lurah Pura-pura Mati agar Selamat dari Upaya Pembunuhan

Selaku Ketua DPD Perindo Kota Madiun, mantan politisi Partai Demokrat itu optimistis dapat terpilih menjadi anggota DPRD kembali periode 2019-2024.

Bahkan ia berani menargetkan perolehan kursi minimal lima kursi dari 30 kursi yang tersedia. "Dulu waktu di Demokrat saya bisa membirukan Kota Madiun hingga dua periode," ujar Armaya.

Ketua DPRD Kota Madiun Istono usai memimpin sidang paripurna pengumuman pengunduran diri Armaya sebagai wakil wali kota menyatakan sudah menindaklanjuti permintaan orang nomor dua Kota Madiun tersebut.

Menurut Istono, Armaya masih menerima hak-haknya sebagai wakil wali kota sebelum ada penetapan daftar caleg tetap.

Baca juga: Pesan WA Terakhir Sopir Taksi Online: Ini TKP-nya, Gw Kejebak Bro...

Ia menambahkan DPRD Kota Madiun tidak akan memproses pengganti Armaya sebagai wakil walikota yang mengundurkan diri. Pasalnya sesuai aturan, proses pergantian kepala daerah atau wakil kepala daerah dilakukan bila masa jabatannya masih sisa paling sedikit 18 bulan.

Sementara masa jabatan walikota-wakil walikota Madiun periode 2014-2019 tinggal delapan bulan saja. Untuk itu, selama delapan bulan jabatan wakil walikota mengalami kekosongan selama delapan bulan. 

Kompas TV Ketua Umum PSI menilai Muannas sebagai sosok yang berani melawan hoaks dan ujaran kebencian sesuai dengan perjuangan PSI.


Terkini Lainnya

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Peluru Nyasar di Gedung DPR

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Peluru Nyasar di Gedung DPR

Megapolitan
Memasuki Tahun Politik, Buwas Pastikan Pramuka Netral

Memasuki Tahun Politik, Buwas Pastikan Pramuka Netral

Nasional
Sambangi Rumah Ketua DPRD, Taufik Nyatakan Diri sebagai Cawagub DKI dari Gerindra

Sambangi Rumah Ketua DPRD, Taufik Nyatakan Diri sebagai Cawagub DKI dari Gerindra

Megapolitan
Jubir Jokowi-Ma'ruf Minta Polisi Selidiki Video Anak Berseragam Pramuka Teriak '2019 Ganti Presiden'

Jubir Jokowi-Ma'ruf Minta Polisi Selidiki Video Anak Berseragam Pramuka Teriak "2019 Ganti Presiden"

Nasional
2019, Upah Minimum Provinsi Naik 8 Persen

2019, Upah Minimum Provinsi Naik 8 Persen

Nasional
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pintu Air Kalimalang

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pintu Air Kalimalang

Megapolitan
Pembunuh Warga Cianjur di Sukabumi Diciduk  di Persembunyiannya

Pembunuh Warga Cianjur di Sukabumi Diciduk di Persembunyiannya

Regional
Siap-siap, Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2018 Diumumkan 16-21 Oktober 2018

Siap-siap, Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2018 Diumumkan 16-21 Oktober 2018

Nasional
Guru Honorer di Depok Mogok, Anggota DPRD Harap Pemkot Berikan Solusi

Guru Honorer di Depok Mogok, Anggota DPRD Harap Pemkot Berikan Solusi

Megapolitan
Wapres Pertimbangkan Pinjaman Rp 15,2 Triliun dari ADB untuk Sulteng

Wapres Pertimbangkan Pinjaman Rp 15,2 Triliun dari ADB untuk Sulteng

Nasional
Tinggalkan Makam Ibunda, Roro Fitria Sempat Pingsan

Tinggalkan Makam Ibunda, Roro Fitria Sempat Pingsan

Regional
Bupati Ditangkap KPK, Pemkab Bekasi Pastikan Pelayanan Publik Berjalan Normal

Bupati Ditangkap KPK, Pemkab Bekasi Pastikan Pelayanan Publik Berjalan Normal

Megapolitan
ISIS Sempat Rencanakan Pembunuhan Trump Saat di Filipina Tahun Lalu

ISIS Sempat Rencanakan Pembunuhan Trump Saat di Filipina Tahun Lalu

Internasional
Tiap Desa Miliki Website, Gunungkidul Siap Terapkan Pemerintahan Berbasis Elektronik

Tiap Desa Miliki Website, Gunungkidul Siap Terapkan Pemerintahan Berbasis Elektronik

Regional
Pelaku Teror 9/11 Dikelilingi 'Sniper' Saat Hendak Dideportasi

Pelaku Teror 9/11 Dikelilingi "Sniper" Saat Hendak Dideportasi

Internasional
Close Ads X