Kasus Mayat Perempuan Terbakar di Hutan, Ini Adalah Pembunuhan yang Sangat Keji...

Kompas.com - 03/08/2018, 22:45 WIB
Masyarakat dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas di kawasan hutan wilayah Desa Sendang Wates, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Rabu (1/8/2018) pagi.‎  KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTOMasyarakat dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas di kawasan hutan wilayah Desa Sendang Wates, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Rabu (1/8/2018) pagi.‎ 

BLORA, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Polres Blora, Jawa Tengah masih berupaya intensif mengungkap kasus penemuan mayat perempuan di kawasan hutan wilayah Desa Sendang Wates, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Rabu (1/8/2018) pagi lalu.

Jasad yang diduga korban pembunuhan itu ditemukan oleh warga dalam kondisi mengenaskan. Sekujur tubuhnya hangus terbakar hingga sulit dikenali.

Bahkan jasad itu kini sudah dimakamkan karena tak kunjung diketahui identitasnya. Pihak keluarga korban juga belum ada yang melapor kepada pihak kepolisian.

Baca juga: Dikira Sampah, Mayat Perempuan Dibiarkan Terbakar

Kapolres Blora, AKBP Saptono menyampaikan, hasil otopsi dari tim Labfor Polda Jateng belum bisa disampaikan pihaknya secara detail. Meski demikian, Saptono memastikan jika jasad tersebut adalah korban pembunuhan.

"Kami masih menunggu hasil otopsi dari tim Labfor Polda Jateng. Meski demikian, ditemukan bekas luka penganiayaan dengan benda tumpul di kepala korban. Ini pembunuhan yang sangat keji," kata Heri kepada Kompas.com, Jumat (3/8/2018).

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Heri Dwi Utomo, mengatakan, hingga saat ini pihaknya sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi terkait kasus yang menghebohkan masyarakat itu. Informasi terkait penemuan mayat itu juga sudah disebar kepada masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ciri-ciri korban berambut panjang 30 sentimeter dan tinggi sekitar 160 an sentimeter. Umur 20 sampai 25 tahun.? Kami sudah sebar ciri-ciri korban, namun hingga saat ini belum juga ada pihak keluarga yang melapor. Hal ini lah yang menyulitkan kami untuk mengungkapnya," kata Heri.

Baca juga: Mayat Perempuan Hangus di Hutan Blora, Korban Pembunuhan Akibat Cinta Segitiga?

Heri sendiri menyayangkan sikap netizen yang mengunggah informasi di media sosial yang menurutnya tidak benar.

Saat ini Satreskrim Polres Blora masih mendalami benar atau tidaknya kabar yang beredar luas di media sosial yang menyebutkan bahwa korban adalah AM (23), seorang pemandu karaoke di wilayah Purwodadi, Grobogan, Jateng.

Dalam informasi yang tersebar di medsos dengan melampirkan foto perempuan cantik itu menyebutkan bahwa korban dibunuh karena motif cinta segitiga.

"Kabar di medsos itu tidak benar. ?Kami sangat sayangkan netizen yang menyebar informasi itu. Yang jelas kami masih dalami kasus ini," tegas Heri. 

Baca juga: Identitas Belum Terungkap, Jasad Perempuan Terbakar di Hutan Dimakamkan

Untuk diketahui, masyarakat dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas di kawasan hutan wilayah Desa Sendang Wates, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Rabu (1/8/2018) pagi.

Jasad perempuan itu ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan. Sekujur tubuhnya hangus terbakar termasuk sidik jarinya hingga sulit dikenali. 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.