10 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Masuk Taman Nasional Komodo

Kompas.com - 03/08/2018, 19:20 WIB
Lokasi 10 hektar padang rumput di seputaran Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang terbakar. KOMPAS.com/Sigiranus Marutho BereLokasi 10 hektar padang rumput di seputaran Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang terbakar.

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Balai Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur ( NTT), mengeluarkan informasi dan aturan bagi para wisatawan yang berkunjung ke destinasi unggulan di wilayah itu.

Aturan itu dikeluarkan, sehubungan dengan semakin meningkatnya jumlah kunjungan wisata ke Taman Nasional Komodo.

Kepala Balai Taman Nasional Komodo Budhy Kurniawan mengatakan, terdapat 10 informasi dan aturan yang dikeluarkan pihaknya.

Pertama, dibentuk dengan tujuan untuk melindungi satwa komodo beserta ekosistemnya, untuk dipertahankan dan dimanfaatkan bagi tujuan penelitian, pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya dan parwisata.

Baca juga: Akibat Puntung Rokok, Sepanjang 2018 Taman Nasional Komodo Sudah 2 Kali Kebakaran

Berikutnya, untuk meminimalisir perubahan lingkungan, pengelolaan taman nasional yang menyandang predikat sebagai Cagar Bloster dan Warisan Alam Dunia (UNESCO), dilakukan dengan sistem zonasi.

Hal ini sekaligus untuk mengakomodir berbagai kepentingan baik nelayan, pelaku wisata, maupun pihak lainnya.

Selanjutnya, pemanfaatan ruang dalam Kawasan Taman Nasional Komodo, untuk aktivitas wisata, dizinkan pada zona-zona tertentu sepanjang aktivitas tersebut tidak merusak dan mengancam kelestarian ekosistem satwa komodo serta spesies lainnya baik di darat maupun perairan.

"Zona inti adalah zona yang tertutup untuk umum, mutlak dilindungi dan di dalamnya tidak diperbolehkan adanya perubahan apapun oleh aktivitas manusia," tuturnya.

"Kegiatan yang diperbolehkan hanya kegiatan pemantauan oleh pengelola kawasan dan penelitian dengan izin khusus," imbuhnya.

Baca juga: Gili Lawa Darat Kawasan Taman Nasional Komodo Ditutup Sementara

Saat berwisata ke Taman Nasional Komodo, dilarang mengambil bagian tubuh flora dan founa, maupun bahan fisik (pasir dan batu).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Regional
11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

Regional
Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Regional
Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Regional
Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Regional
Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Regional
Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Regional
Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Regional
Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Regional
PDP Hamil yang Mengeluh via 'Live' Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

PDP Hamil yang Mengeluh via "Live" Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

Regional
Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Regional
Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Regional
Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Regional
Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Regional
6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X