Server Dukcapil Palopo Sudah Diaktifkan, Tapi Hanya Melayani E-KTP

Kompas.com - 02/08/2018, 14:07 WIB
Pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palopo sepi, meski server S
sudah diaktifkan, Kamis (2/8/2018)KOMPAS.com/Amran Amir Pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palopo sepi, meski server S sudah diaktifkan, Kamis (2/8/2018)

PALOPO, KOMPAS.com – Setelah dinonaktifkan oleh Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) Server Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Dukcapil) kota Palopo, Sulawesi Selatan kembali diaktifkan.

Pengaktifan jaringan server Dukcapil dilakukan sejak Kamis (01/8/2018) kemarin. Meski sudah diaktifkan namun pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan Akta Catatan Sipil masih sepi.

Pengaktifan kembali Server Dukcapil hanya terbatas pada layanan KTP Elektronik (eKTP) sehingga berdampak pada warga yang mengurus Kartu Keluarga dan Akta Catatan sipil.

Muallim (47) warga kelurahan Songka, Kecamatan Wara Selatan kecewa saat mengurus Kartu Keluarga karena tidak dapat terlayani, sebab belum ada pejabat yang bisa bertanda tangan.


Baca juga: Ditemukan Nyaris Tenggelam, Ibu Lurah Ini Selamat Setelah Pura-pura Mati

“Katanya sudah aktif dan bisa mengurus, tapi ternyata tidak juga, buktinya KK saya tidak bisa tercetak karena belum ada yang bisa bertanda tangan,” katanya, Kamis (02/8/2018).

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kota Palopo, Akram Risa, mengatakan bahwa yang bisa terlayani saat ini adalah hal yang terkait dengan KTP elektronik.

“Server sudah diaktifkan Kemendagri, cuma yang bisa terlayani hanya sebatas KTP, untuk layanan seperti Kartu Keluarga dan Akta Catatan Sipil berupa akta kelahiran, akta perceraian dan akta kematian, tidak ada yg tandatangani karena saat ini Dinas Dukcapil kota Palopo sedang dibekukan, jadi kita menunggu tindak lanjut dari penjabat walikota,” jelas Akram.

Penjabat Wali Kota Palopo, andi Arwien Azis mengatakan bahwa dengan diaktifkannya server tersebut bukan berarti persoalan di Dinas Dukcapil selesai, karena jaminan diaktifkannya perekaman eKTP adalah harus melakukan pergantian atau mutasi terhadap kepala Dinas Dukcapil.

Baca juga: Polisi Amankan Pelaku Penganiayaan Ibu Lurah yang Selamat Setelah Pura-pura Mati

“Setelah aktif, selanjutnya saya harus melakukan mutasi terhadap Kadis Dukcapil dan mengembalikan kepemimpinan kepada pejabat sebelumnya, untuk proses mutasi sendiri akan tetap menunggu turunnya ketetapan terkait pergantian pimpinan Dukcapil yang selanjutnya akan melakukan konsultasi ulang terkait berkas kependudukan yang sebelumnya ditandatangani oleh pejabat pengganti,” ujar Arwien.

Sebelum dilakukan mutasi di Pemerintahan Kota Palopo pada 7 bulan lalu, jabatan kepala Dinas Dukcapil dijabat oleh Asir Mangopo dan digantikan oleh Akram Risa.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Ibu Kota Baru Bukan di Hutan Bukit Soeharto

Ibu Kota Baru Bukan di Hutan Bukit Soeharto

Regional
RSKIA Kota Bandung Senilai Rp 750 Miliar Siap Beroperasi Tahun Depan

RSKIA Kota Bandung Senilai Rp 750 Miliar Siap Beroperasi Tahun Depan

Regional
Fakta Kunjungan Jokowi ke Kupang, Disambut Pelajar hingga Berencana Kunjungi Papua

Fakta Kunjungan Jokowi ke Kupang, Disambut Pelajar hingga Berencana Kunjungi Papua

Regional
Kapolda Berharap Gubernur Papua Sampaikan Pesan yang Menyejukkan

Kapolda Berharap Gubernur Papua Sampaikan Pesan yang Menyejukkan

Regional
Bima Arya Akan Terus Munculkan Wacana Bogor Raya ke Publik

Bima Arya Akan Terus Munculkan Wacana Bogor Raya ke Publik

Regional
Mahasiswa Minta KPK Tak 'Gantung' Kasus Wali Kota Tasikmalaya

Mahasiswa Minta KPK Tak "Gantung" Kasus Wali Kota Tasikmalaya

Regional
Ketua Nasdem Tanjungpinang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pidato Rasis

Ketua Nasdem Tanjungpinang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pidato Rasis

Regional
Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Pemkab Karawang Bangun Bendungan

Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Pemkab Karawang Bangun Bendungan

Regional
Waspada, Ini Wilayah Bandung dan Sekitarnya yang Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Waspada, Ini Wilayah Bandung dan Sekitarnya yang Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Regional
Disangka Asap Pembakaran Sampah, Ternyata Masjid Terbakar

Disangka Asap Pembakaran Sampah, Ternyata Masjid Terbakar

Regional
Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Fera: Kami Tidak Terima...

Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Fera: Kami Tidak Terima...

Regional
Satu Jaksa Jadi Tersangka KPK, Kejati DIY Minta Maaf pada Sri Sultan HB X dan Masyarakat

Satu Jaksa Jadi Tersangka KPK, Kejati DIY Minta Maaf pada Sri Sultan HB X dan Masyarakat

Regional
Fakta Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita 27 Tahun, Sempat Sarankan Cari Pria Lebih Muda

Fakta Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita 27 Tahun, Sempat Sarankan Cari Pria Lebih Muda

Regional
Pengamat Unpar: Kecemburuan Jadi Sebab Bekasi Ingin Gabung Jakarta

Pengamat Unpar: Kecemburuan Jadi Sebab Bekasi Ingin Gabung Jakarta

Regional
Aksi Protes Rasisme Kembali Terjadi di Papua, Kali Ini di Nabire dan Yahukimo

Aksi Protes Rasisme Kembali Terjadi di Papua, Kali Ini di Nabire dan Yahukimo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X