Monyet yang Disembur Vape di Batu Secret Zoo Sudah Sehat

Kompas.com - 01/08/2018, 17:39 WIB
Kasus pengunjung Batu Secret Zoo menyemburkan asap vape ke primata hingga tersedak menjadi viral di media sosial, Senin (30/7/2018) Dok. InstagramKasus pengunjung Batu Secret Zoo menyemburkan asap vape ke primata hingga tersedak menjadi viral di media sosial, Senin (30/7/2018)

MALANG, KOMPAS.com - Primata jenis Red-tailed guenon atau Cercopithecus ascanius asal Afrika di Batu Secret Zoo, Jatim Park 2, Kota Batu dipastikan tidak mengalami masalah pada kesehatannya pasca-disembur asap vape (rokok elektrik) oleh David, salah satu pengunjung di lokasi itu.

Primata yang didatangkan sekitar empat tahun yang lalu itu juga sudah dikeluarkan dari kandang karantina dan dikembalikan ke kandang display.

"Enggak ada masalah mas, aman. Jantung paru - paru bagus semua," kata Manager Marketing and Public Relation Jatim Park Group, Titik S Ariyanto melalui pesan tertulis kepada Kompas.com, Rabu (1/8/2018).

"Sudah balik kandang mas, hari ini," imbuhnya.

Baca juga: Gara-gara Ulah Pengunjung Sembur Monyet dengan Asap Vape di Batu Secret Zoo...

Terdapat dua primata yang dikarantina pasca-kejadian penyemburan vape. Primata itu berada di kandang display yang sama. Sementara primata yang disembur merupakan primata berjenis kelamin betina dan berusia enam tahun.

Kasus penyemburan terhadap primata itu bermula dari video yang beredar pada Minggu (29/7/2018).

Dalam video itu, seorang pengunjung meniupkan asap vape tepat pada wajah seekor primata asal Afrika, red-tailed guenon atau Cercopithecus ascanius. Primata itu terlihat tersendat akibat semburan asap tersebut.

Permohonan maaf David, pelaku penyemprotan asap vape ke primata di Batu Secret Zoo, via akun Instagram @doniherdaruDok. Instagram Permohonan maaf David, pelaku penyemprotan asap vape ke primata di Batu Secret Zoo, via akun Instagram @doniherdaru

Belakangan, pelaku yang meniupkan asap vape itu diketahui adalah David, warga Kota Malang yang merupakan pemilik akun Instagram @davidapec.

Pelaku sudah menyampaikan permintaan maaf kepada pengelola Jatim Park 2 melalui surat pernyataan yang ditulisnya. Tidak ada sanksi yang dikenakan terhadap pelaku.

Sedangkan primata langsung dipindah ke kandang karantina dan dilakukan observasi untuk mengetahui dampaknya.

Baca juga: Penyembur Primata dengan Asap Vape di Batu Secret Zoo Bebas dari Sanksi

Kompas TV Pelaku yang ada dalam video kini sudah membuat surat permintaan maaf dan pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Saksi Perjuangan Melawan Agresi Militer Belanda Terancam Pembangunan Tol

Rumah Saksi Perjuangan Melawan Agresi Militer Belanda Terancam Pembangunan Tol

Regional
Pelaku Pembuang Bayi di Sleman Seorang Pelajar dan Mahasiswa Kedokteran

Pelaku Pembuang Bayi di Sleman Seorang Pelajar dan Mahasiswa Kedokteran

Regional
Gunungkidul Bangun 1000 Titik Jaringan Internet di 2020

Gunungkidul Bangun 1000 Titik Jaringan Internet di 2020

Regional
Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Banjar Menolak Diperiksa Swab Tenggorokannya

Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Banjar Menolak Diperiksa Swab Tenggorokannya

Regional
Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Regional
'75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok...'

"75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok..."

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

Regional
Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Regional
Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Regional
Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Regional
Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Regional
289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

Regional
Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Regional
Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X