Pakai Alat ini, Sindikat Curanmor Bisa Gasak Tiga Motor Tiap Hari

Kompas.com - 01/08/2018, 15:53 WIB
Alat menyerupai kunci magnet ini digunakan sindikat curanmor menggasak dua hingga tiga motor dalam sehari di Karawang. KOMPAS.com/FARIDA FARHAN Alat menyerupai kunci magnet ini digunakan sindikat curanmor menggasak dua hingga tiga motor dalam sehari di Karawang.

KARAWANG, KOMPAS.com - Unit Jatanras Satreskrim Polres Karawang meringkus sindikat pencuri kendaraan bermotor. Dalam sehari, mereka biasa menggondol du hingga tiga motor dengan kunci magnet.

Empat orang anggota sindikat tersebut yakni HN (38), UN (33), AA (30), dan HAH (40). Setiap kali beraksi, mereka mempunyai peran masing-masing. Mulai dari pemetik, pemantau situasi, joki, hingga penadah.

Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya mengatakan, sindikat tersebut menggunakan alat kunci magnet untuk membuka penutup kunci motor.

Setelah terbuka, baru kemudian anggota sindikat yang bertugas sebagai pemetik membobol motor dengan menggunakan letter T.

Baca juga: Gara-gara Ulah Pengunjung Sembur Monyet dengan Asap Vape di Batu Secret Zoo...

"Mereka punya alat khusus. Seperti kunci magnet," ungkap Slamet saat ekspos kasus tersebut, Rabu (1/7/2018).

Slamet mengungkapkan, sindikat tersebut biasa menyasar motor yang terparkir di halaman rumah di perumahan, kos-kosan, atau pemukiman penduduk lainnya.

"Biasanya mereka menyasar rumah yang pagarnya mudah dibuka atau tidak berpagar," tambahnya.

Hasil pengembangan sementara, kata Slamet, sindikat tersebut telah beraksi sebanyak 23 kali, dengan sedikitnya menggasak 23 motor. Kebanyakan mereka beraksi di Karawang.

"Kami juga terus melakukan pengembangan. Mereka biasa menjual motor kepada penadah di luar kota yang masih terus kita buru," katanya.

Baca juga: Ketika Bumi Berguncang, Rinjani Bergemuruh, Ribuan Pendaki Lari Tak Tentu Arah...

Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti seperti sepeda motor, pelat nomor palsu, peralatan kunci T, dan kunci magnet.

Sementara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka curanmor dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Sedangkan penadah dijerat pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama empat tahun.

Kompas TV 3 pelaku pencurian kendaraan bermotor ditembak mati.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19 di NTB Nyaris Terisi 100 Persen

Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19 di NTB Nyaris Terisi 100 Persen

Regional
Geger Temuan Ular Sanca 4 Meter, Dikira Bambu yang Melintang di Jalan

Geger Temuan Ular Sanca 4 Meter, Dikira Bambu yang Melintang di Jalan

Regional
Hitam Merah Kota Surabaya

Hitam Merah Kota Surabaya

Regional
PDP Dinyatakan Positif Corona usai Dimakamkan, 26 Anggota Keluarga Jadi ODP

PDP Dinyatakan Positif Corona usai Dimakamkan, 26 Anggota Keluarga Jadi ODP

Regional
Dalam 3 Hari 508 Pasien Covid-19 Sembuh, Khofifah: Terima Kasih Tenaga Medis

Dalam 3 Hari 508 Pasien Covid-19 Sembuh, Khofifah: Terima Kasih Tenaga Medis

Regional
Detik-detik Sofian Dicakar dan Diterkam Harimau, Berupaya Panjat Pohon Karet

Detik-detik Sofian Dicakar dan Diterkam Harimau, Berupaya Panjat Pohon Karet

Regional
Meski Gunakan Pesawat Canggih, Speedboat Bawa 10 Pesepak Bola Tak Juga Ditemukan

Meski Gunakan Pesawat Canggih, Speedboat Bawa 10 Pesepak Bola Tak Juga Ditemukan

Regional
Kakek Penjual Sabun Keliling Kena Hipnotis hingga Uangnya Raib, Kapolres Turun Tangan

Kakek Penjual Sabun Keliling Kena Hipnotis hingga Uangnya Raib, Kapolres Turun Tangan

Regional
'Kondisinya Mengerikan, Para Guru Tak Menghiraukan Jaga Jarak'

"Kondisinya Mengerikan, Para Guru Tak Menghiraukan Jaga Jarak"

Regional
Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal, Keluarga Amuk Petugas: Angkat Jenazahnya!

Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal, Keluarga Amuk Petugas: Angkat Jenazahnya!

Regional
Karyawati SPBU Ditampar Pengendara Motor yang Tak Mau Antre, Korban Lapor Polisi

Karyawati SPBU Ditampar Pengendara Motor yang Tak Mau Antre, Korban Lapor Polisi

Regional
Jadi Kawasan Tertinggi Penyebaran Covid-19, Jalan di Surabaya Ini Ditutup

Jadi Kawasan Tertinggi Penyebaran Covid-19, Jalan di Surabaya Ini Ditutup

Regional
Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi, Mengapa?

Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi, Mengapa?

Regional
Cabuli 10 Gadis, Pemuda Kediri Diamankan Polisi, 1 Korban Hamil dan Aborsi

Cabuli 10 Gadis, Pemuda Kediri Diamankan Polisi, 1 Korban Hamil dan Aborsi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral Video Karyawati Ditampar Konsumen | Karena Asmara, Pelajar Dikeroyok 3 TNI

[POPULER NUSANTARA] Viral Video Karyawati Ditampar Konsumen | Karena Asmara, Pelajar Dikeroyok 3 TNI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X