4 Orang yang Diduga Pengeroyok Suporter Bola di Yogyakarta Diamankan

Kompas.com - 01/08/2018, 15:42 WIB
Ilustrasi tewas. ShutterstockIlustrasi tewas.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Resort Bantul dan Polda DIY mengamankan empat orang yang diduga terlibat penganiayaan Muhammad Iqbal Setyawan (17) hingga meninggal dunia.

Iqbal merupakan penonton pertandingan PSS Sleman dengan PSIM Yogyakarta yang dianiaya hingga meninggal di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Kamis (26/7/2018) sore.

Wakapolres Bantul, Kompol Mariska Fendi Susanto membenarkan pengamanan empat orang yang diduga pelaku penganiayaan.

"Iya, benar mengamankan empat orang. Kemarin tim Resmob dengan Progo Sakti," kata Mariska di rumah almarhum Iqbal di Dusun Balong, Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, Rabu (1/8/2018).


Baca juga: Usut Tersangka Baru, Polisi Dalami Video Viral Pengeroyokan Suporter di Yogyakarta

Mariska menjelaskan, hingga kini, enam orang sudah diamankan. Dari jumlah itu, dua di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Namun, pihaknya tidak mau menyebutkan nama ataupun inisial empat orang yang diamankan polisi tersebut.

"Sementara kita amankan enam orang, dua sudah pasti (tersangka). Ini masih pengembangan," bebernya.

Mariska mengungkapkan, polisi terus memeriksa mereka. Keempat yang diamankan masih berstatus saksi.

"Nanti dari pemeriksaan, rekonstruksi, atau yang bukti-bukti, kalau memang cukup ya ditetapkan sebagai tersangka, nanti akan disampaikan," ucapnya.

Sebelumnya polisi menetapkan dua tersangka LGF (21) warga Sewon, Bantul, dan WTP (19) Banguntapan, Bantul sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap Iqbal. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geledah 2 Rumah Terduga Teroris di Sukoharjo, Densus 88 Amankan Buku Jihad

Geledah 2 Rumah Terduga Teroris di Sukoharjo, Densus 88 Amankan Buku Jihad

Regional
Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Regional
Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Regional
Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Regional
Soal Video Mesum Tuban, Polisi Hanya Berlakukan Wajib Lapor

Soal Video Mesum Tuban, Polisi Hanya Berlakukan Wajib Lapor

Regional
Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungan Gunakan Hijab Besar

Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungan Gunakan Hijab Besar

Regional
Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modusnya Pijat Peregangan Otot

Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modusnya Pijat Peregangan Otot

Regional
Jual Miras ke Anak di Bawah Umur, Kakek-Nenek Ditangkap

Jual Miras ke Anak di Bawah Umur, Kakek-Nenek Ditangkap

Regional
Kisah Kakek Germanus, Puluhan Tahun Hidup di Gubuk Reyot Tanpa Listrik, Makan dari Belas Kasih Tetangga

Kisah Kakek Germanus, Puluhan Tahun Hidup di Gubuk Reyot Tanpa Listrik, Makan dari Belas Kasih Tetangga

Regional
“Si Perut Laper” Milik Jabar Raih Apresiasi dari Pemerintah Pusat

“Si Perut Laper” Milik Jabar Raih Apresiasi dari Pemerintah Pusat

Regional
Gara-gara 'TeLe ApIK' Jateng Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik

Gara-gara "TeLe ApIK" Jateng Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik

Regional
7 Tahanan Kabur dari Polsek Peusangan Bireuen Dibantu 2 Wanita

7 Tahanan Kabur dari Polsek Peusangan Bireuen Dibantu 2 Wanita

Regional
Guru Les Vokal yang Cabuli Siswi SMP Jadi Tersangka

Guru Les Vokal yang Cabuli Siswi SMP Jadi Tersangka

Regional
Pembunuh Sopir Mobil Rental Divonis Mati, Kejari Garut Akan Banding

Pembunuh Sopir Mobil Rental Divonis Mati, Kejari Garut Akan Banding

Regional
Dibesuk Mendikbud, Frans, Siswa SMP Wamena Ceritakan Saat Wajahnya Alami Luka Bakar karena Tolak Ikut Demo

Dibesuk Mendikbud, Frans, Siswa SMP Wamena Ceritakan Saat Wajahnya Alami Luka Bakar karena Tolak Ikut Demo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X