Dinkes Bandung Barat Tunggu Hasil Uji Lab Tutut Beracun

Kompas.com - 30/07/2018, 18:38 WIB
Ilustrasi keracunan. ShutterstockIlustrasi keracunan.

BANDUNG, KOMPAS.com - Tutut atau keong sawah, beberapa waktu lalu sempat menjadi sorotan karena telah meracuni puluhan warga di empat desa di Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat

Warga yang mengeluh pusing mual hingga diare ini akhirnya harus dirawat di beberapa rumah sakit dan puskemas terdekat. Meski saat ini semua warga sudah kembali pulih namun perkara hukum terus berlangsung. 

Kapolsek Gunung Halu AKP Ikhwan Hariyanto mengatakan telah mengamankan tiga orang yakni penjual tutut berinisial A, pencari tutut berinisial I dan pengelola atau memasak keong sawah tersebut. 

Berdasarkan pemeriksaan bahwa tutut ini diambil pencari tutut dari Waduk Cirata. Belum diketahui kandungan dari tutut tersebut, karena pihak dinas kesehatan Kabupaten Bandung Barat menyerahkan sampel tutut itu ke laboratorium di Bandung guna mengetahui kandungan dari keong sawah itu.

Baca juga: Kasus Keracunan Tutut di Sukabumi Meluas, 36 Warga Cisaat Juga Jadi Korban

"Senin ini pihak Puskesmas Rongga mengirim sampelnya ke Dinkes, sama Dinkes di kirim ke lab di Bandung," kata Ikhwan yang dihubungi Kompas.com, Senin (30/7/2018).

Sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan hasil dari pemeriksaan lab tersebut. "Saya belum dapat hasilnya, kandungnya apa saja. Nanti saya sampaikan kalau sudah dapat," katanya. 

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 36 orang di empat desa di Kecamatan Rongga Kabupaten Bandung Barat keracunan tutut. Puluhan warga tersebut keracunan setelah mengonsumsi tutut yang dibelinya dari seorang penjual tutut keliling. 

Warga yang keracunan ini sempat mendapatkan perawatan di beberapa rumah sakit dan puskemas seperti Puskesmas Gunung Halu, RS Cililin, bahkan ada yang dirawat di Aula Sukaresmi. 

Polisi yang mendapatkan informasi tersebut langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan tiga orang. Sampai saat pihak kepolisian masih menunggu hasil kandungan dari keong sawah yang dikonsumsi warga tersebut.

Baca juga: Polisi Amankan Pengolah dan Penjual Tutut Maut yang Racuni 45 Warga Sukabumi



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayar Utang Rentenir, IRT di Wonogiri Curi dan Gadaikan Sertifikat Tanah Adiknya

Bayar Utang Rentenir, IRT di Wonogiri Curi dan Gadaikan Sertifikat Tanah Adiknya

Regional
Gerakan Sehari Tanpa Nasi di Salatiga, Ganjar: Ya Enggak Apa-apa Boleh Aja

Gerakan Sehari Tanpa Nasi di Salatiga, Ganjar: Ya Enggak Apa-apa Boleh Aja

Regional
Perjuangan Anastasia, Menjual Kayu Api untuk Hidupi Keluarga dan Menyekolahkan Anak

Perjuangan Anastasia, Menjual Kayu Api untuk Hidupi Keluarga dan Menyekolahkan Anak

Regional
Kasus Covid-19 di Ponorogo Capai 208 Orang, Sebagian Besar dari Klaster Pemudik

Kasus Covid-19 di Ponorogo Capai 208 Orang, Sebagian Besar dari Klaster Pemudik

Regional
43.231 Pemilih di Grobogan Tidak Memenuhi Syarat, 14.995 Orang Meninggal Dunia

43.231 Pemilih di Grobogan Tidak Memenuhi Syarat, 14.995 Orang Meninggal Dunia

Regional
Pernah Kontak dengan Bupati Ogan Ilir, 2 ASN Positif Corona

Pernah Kontak dengan Bupati Ogan Ilir, 2 ASN Positif Corona

Regional
Mengenal Kuskus Beruang, Hewan Endemik Sulawesi yang Semakin Langka

Mengenal Kuskus Beruang, Hewan Endemik Sulawesi yang Semakin Langka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Tubuh Ibu Rumah Tangga Diseret Buaya | Kabar Baik Vaksin Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Tubuh Ibu Rumah Tangga Diseret Buaya | Kabar Baik Vaksin Covid-19

Regional
Ajudan Wagub Sumbar Positif Covid-19, Wartawan dan ASN Jalani Tes Swab

Ajudan Wagub Sumbar Positif Covid-19, Wartawan dan ASN Jalani Tes Swab

Regional
Ponpes Sempon Wonogiri Belum Berkenan Terima Tamu dari Luar

Ponpes Sempon Wonogiri Belum Berkenan Terima Tamu dari Luar

Regional
Sebelum Nikahi 2 Wanita dalam Kurun 6 Hari, Sukartayasa Pertemukan Kedua Kekasihnya

Sebelum Nikahi 2 Wanita dalam Kurun 6 Hari, Sukartayasa Pertemukan Kedua Kekasihnya

Regional
Terduga Penyekap dan Penikam Karyawati Farmasi Ditangkap, Ternyata Masih Mahasiswa

Terduga Penyekap dan Penikam Karyawati Farmasi Ditangkap, Ternyata Masih Mahasiswa

Regional
Lewat Karikatur, Relawan Gibran Ajak Semua Elemen Wujudkan Pilkada Solo Damai

Lewat Karikatur, Relawan Gibran Ajak Semua Elemen Wujudkan Pilkada Solo Damai

Regional
Calon Istri Kaget Dapati Pasangannya Bunuh Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan

Calon Istri Kaget Dapati Pasangannya Bunuh Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Dikeluarkan dari Kampus, Orangtua Pasrah

Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Dikeluarkan dari Kampus, Orangtua Pasrah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X