Izin Keluar Kota, ASN Mamasa Tertangkap Bawa Sabu

Kompas.com - 30/07/2018, 11:43 WIB
Izin keluar kota, ASN Mamasa ditangkap Satuan Narkoba karena membawa sabu.KOMPAS.com/ JUNAEDI Izin keluar kota, ASN Mamasa ditangkap Satuan Narkoba karena membawa sabu.

MAMASA, KOMPAS.com – Izin meninggalkan tugas keluar kota sejak Rabu ( 25/07/2018) lalu, seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di sekretariat Daerah Mamasa, Sulawesi Barat, ditangkap petugas satuan Narkotika Polda Sulbar di Kecamatan Sumarorong, Mamasa, Minggu (29/7/2018).

Tersangka berinisial IBT (30) dipergoki petugas terlibat bisnis narkotika jenis sabu-sabu.

Tersangka berinisial IBT yang sedang diborgol petugas ini tak bisa berkilah setelah petugas menemukan satu paket sabu-sabu seberat satu gram dalam saku celananya.

Ia ditangkap petugas sepulang dari Kota Makassar membeli paket sabu-sabu. Tersangka ditangkap petugas masih mengenakan seragam dinasnya yang lengkap.


Tersangka IBT yang digeledah petugas di salah satu tempat di Sumarorong ini semula berkilah sebagai pengedar dan pemakai sabu.

Tersangka bahkan sempat adu mulut dengan petugas. Ia mengaku sebagai ASN yang bersih dari narkoba. Namun ia tak berkutik setelah petugas menemukan satu paket sabu di saku celananya. Sabu tersebut masih dibungkus dengan lakban hitam.

“Semalam saya terakhir pakai Pak di Makassar, hanya itu barang saya,” jelas IBT saat diinterogasi petugas.

Baca juga: Bawa 10 Kilogram Sabu, Suami Istri Ditangkap saat Menuju Sumbar

Direktur Satuan Narkoba Polda Sulawesi Barat, Kombes Muh Anwar yang ditemui terpisah di Mamasa membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Namun Anwar enggan berkomentar jauh terkait penangkapan oknum ASN Mamasa tersebut. Alasannya kasus ini masih dalam proses pengembangan.

Anwar lalu buru-buru meninggalkan kerumunan wartawan yang hendak mengonfirmasi terkait kasus tertangkapnya ASN Mamasa tersebut.

“Benar tapi kasusnya sedang kita kembangkan,” jelas Anwar sambil bergegas naik mobil dinasnya.

Kasubag Pembangunan dan Energi Sekretariat Daerah Mamasa, Juharsen yang ditemui di kantornya, Senin (30/7/2018), mengaku belum mendapat laporan resmi dari kepolisan terkait penangkapan salah satu anak buahnya terkait narkoba.

Juharsen menjelaskan, IBT memang sempat minta izin meninggalkan tugas keluar kota beberapa hari lalu. Menurut juharsen, anak buahnya itu minta izin untuk sebuah urusan ke Kota Polewali.

Saat video penangkapan IBT diperlihatkan, Juharsen mengakui wajah tersangka memang mirip dengan anak buahnya.

“Kalau lihat videonya mirip anggota saya, tapi saya belum bisa pastikan sebelum ada surat atau laporan dari polisi,” jelas Juharsen.

Baca juga: Bisnis Sabu dan Ekstasi Asal China Dikendalikan dari Lapas Pekanbaru

Untuk kepentingan pemeriksaan terkait kasus kepemilikan narkoba tersebut, tersangka kemudian dibawa ke Polda Sulawesi Barat.

Hingga saat ini, polisi masih mengembangkan kasus tersebut untuk menyelidiki siapa saja jaringan tersangka di Mamasa dan tempat lainnya.



Terkini Lainnya

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Regional
Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Regional
Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Regional
Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Regional
Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Regional
Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Regional
Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Regional
Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik 'Jangan Bunuh Aku' kepada Pembunuhnya

Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik "Jangan Bunuh Aku" kepada Pembunuhnya

Regional
Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Regional
Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Regional
Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Regional
Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Regional
5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Regional

Close Ads X