Kompas.com - 28/07/2018, 14:15 WIB
Dedi Mulyadi membaca pesan WhatsApp dari salah satu korban perdagangan orang, saat mengunjungi salah satu rumah orangtua korban di Purwakarta, Sabtu (27/7/2018). KOMPAS.com/ DOK DEDI MULYADIDedi Mulyadi membaca pesan WhatsApp dari salah satu korban perdagangan orang, saat mengunjungi salah satu rumah orangtua korban di Purwakarta, Sabtu (27/7/2018).

PURWAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi terus berkomitmen untuk membantu menyelamatkan para korban perdagangan manusia di luar negeri meski sudah tak menjabat sebagai bupati Purwakarta.

Dedi Mulyadi sebelumnya berkomitmen membantu upaya penyelamatan sejumlah warga Purwakarta yang jadi korban perdagangan manusia.

Sebelum kasus kawin kontrak palsu ini, Dedi pernah membantu dua warga Purwakarta yang tedampar di bandara Malaysia. Dia juga membantu warga Purwakarta yang tertipu di Arab Saudi, dan lainnya.

Saat ini, dirinya tengah berupaya memulangkan dua orang gadis asal Jatiluhur, Purwakarta, MDR dan DF. Selain itu, warga lain yang turut menjadi korban ‘human trafficking’ pun juga mendapatkan perhatiannya. Dirinya mengetahui kasus ini melalui pemberitaan media, terutama media online.

Baca juga: Belasan Wanita Dikawin Kontrak di China untuk Jadi Budak Seks

“Kendalanya operasionalnya apa untuk memulangkan mereka. Setelah ini saya akan ke Kemenlu RI untuk pendalaman data,” kata dia kepada Kompas.com, Sabtu (28/7/2018). 

Jika diperlukan, pria yang lekat dengan iket Sunda itu juga tidak segan untuk berangkat langsung ke China. Seluruh potensi akan dia maksimalkan demi kepulangan seluruh korban.

“Kalau harus ke China kita siap kok, yang penting semua bisa pulang dan berkumpul kembali dengan keluarga,” ucapnya.

Sementara itu, Nur Hidayat (53) dan Lismawati (50) masih menunggu kepulangan anaknya, MRD (16) dari China. Anak ketiga pasangan suami istri itu diketahui menjadi salah satu korban ‘human trafficking’ atau penjualan manusia. 

Mulanya, MRD mengaku kepada kedua orang tuanya akan bekerja sebagai SPG kecantikan di Jakarta. Pengakuan ini diperkuat temannya yang asal China, Thjiu Djiun Djun alias Vivi. Dia sempat menjelaskan detail pekerjaan yang akan dilakoni MRD. 

Baca juga: Korban Kawin Kontrak di China: Tolong Kami Pak, Pulangkan Kami dengan Cepat

“Saya sempat ngobrol melalui telepon dengan Vivi. Bilangnya kerja jadi SPG kecantikan,” kata Nur Hidayat, Jum’at (27/7/2018) di kediamannya. Tepatnya, di Desa Cilegong, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X