Oknum Tata Usaha SD di Jayapura Terjaring OTT Tim Saber Pungli

Kompas.com - 27/07/2018, 23:30 WIB
Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal saat menunjukan foto pelaku pada konferensi pers KOMPAS.com/istimewaKabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal saat menunjukan foto pelaku pada konferensi pers

TIMIKA, KOMPAS.com - Seorang oknum tata usaha di SDN Inpres Perumnas 1 Kota Jayapura berinisial AT terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim sapu bersih pungutan liar (saber pungli) Polda Papua.

Pelaku diduga melakukan pungutan liar (pungli) kepada orang tua wali murid yang hendak memindahkan anaknya ke sekolah lain dengan wajib membayar uang administrasi sebesar Rp 250.000.

Pelaku yang masih status pegawai honorer itu mengaku, tindakan pungli itu dilakukan atas perintah kepala sekolah.

"Pihak sekolah mewajibkan kepada wali murid yang mengurus surat pindah dan surat kesediaan menerima masuk sekolah Tahun Ajaran baru 2018/2019 dengan biaya administrasi sebesar Rp 250.000," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Mustofa Kamal dalam rilis resminya, Jumat (27/7/2018).


Kamal menjelaskan, pelaku diringkus tim saber pungli pada Kamis (26/7/2018) sekitar pukul 14.00 WIT.

Saat itu, pelaku diduga sedang melakukan pungli kepada orang tua wali murid yang sedang mengurus surat pindah anaknya.

Baca juga: 59 Mahasiswa Jadi Korban Pungli, Pelaku Kena OTT Polisi

Pelaku meminta orang tua wali murid wajib membayar uang admistrasi Rp 250.000 dengan alasan untuk memudahkan proses kepindahan siswa.

"Yang dilakukan pelaku katanya atas perintah kepala sekolah," ujarnya.

Kamal menyebutkan, dalam kasus ini ada tiga orang tua wali murid yang menjadi korban. Selain itu, ada dua orang yang diperiksa sebagai saksi.

"Ada tiga korban dan dua orang sebagai saksi," tuturnya.

Baca juga: Satgas Saber Pungli OTT BPN Kabupaten Siak

Sedangkan barang bukti yang disita tim saber pungli, sebut Kamal, yaitu sembilan lembar kuitansi, satu buku agenda daftar pindah sekolah tahun 2018/2019, dua lembar uang Rp 100.000 dan tiga lembar uang Rp 50.000.

"Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polda Papua," tandasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jawaban Aulia Saat Diminta Jadi Wakil Bobby Nasution di Pilkada Medan

Jawaban Aulia Saat Diminta Jadi Wakil Bobby Nasution di Pilkada Medan

Regional
Ini Pengakuan Koki yang Ditangkap Setelah Pesan Ganja dari Inggris untuk Bumbu Masak

Ini Pengakuan Koki yang Ditangkap Setelah Pesan Ganja dari Inggris untuk Bumbu Masak

Regional
Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng 'All Star Timuran' yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng "All Star Timuran" yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Regional
Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Regional
Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Regional
Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Regional
133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, 'Sex Toys' Paling Dominan

133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, "Sex Toys" Paling Dominan

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Regional
Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Regional
Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Regional
Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Regional
[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

Regional
Kasus Penipuan 'Wedding Organizer' di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Kasus Penipuan "Wedding Organizer" di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Regional
Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Regional
Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X