Politisi PKB Sebut Jokowi Belum Peduli pada Pesantren

Kompas.com - 27/07/2018, 22:12 WIB
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Fathan Subkhi (kanan) bersama Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiana (kiri) di Pesantren Futuhiyah, Demak, Jumat (27/7/2018) KOMPAS.com/NAZAR NURDINPolitisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Fathan Subkhi (kanan) bersama Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiana (kiri) di Pesantren Futuhiyah, Demak, Jumat (27/7/2018)

SEMARANG, KOMPAS.com - Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Fathan Subkhi mengkritik kebijakan Presiden Joko Widodo terkait lembaga pendidikan pesantren.

Fathan menilai, kebijakan pemerintah selama ini belum berpihak pada santri dan dunia pesantren.

Hal itu disampaikan Fathan dalam soft launching Bank Wakaf Mikro dan Lembaga Keuangan Syariah Mikro di Pondok Pesantren Futuhiyah, Mranggen, Demak, Jumat (27/7/2018).

"Ini kritik pada Pak Jokowi yang belum care pada pesantren. Pesantren dan santri belum mendapat perhatian yang layak," kata Fathan.

Anggota Komisi XI DPR ini mengatakan, pemerintah harus lebih memperhatikan pesantren, salah satunya melalui pengembangan ekonomi pesantren.

Hal yang nyata, kata dia, dapat mulai dilakukan dengan pembentukan Bank Wakaf Mikro dan Lembaga Keuangan Syariah di pesantren untuk santri dan masyarakat di sekitar pesantren.

Apalagi pembiayaan melalui Bank Wakaf Mikro berjalan dengan tidak ada agunan dan memungut bunga.

Baca juga: Pondok Pesantren Punya Peran Penting Mencegah Terorisme

Melalui pembiayaan itu, ia yakin pengurangan kemiskinan bisa lebih cepat karena masyarakat sekitar diajak untuk berusaha.

"Bank Wakaf Mikro ini model pengurangan kemiskinan melalui sektor usaha mikro dan pemberdayaan masyarakat kecil," ujarnya.

Fathan meminta pemerintah serius agar Bank Bakaf Mikro diimplementasikan di semua pesantren di Indonesia.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Ketua RT Tolak Pemakaman Perawat di Semarang

Ini Alasan Ketua RT Tolak Pemakaman Perawat di Semarang

Regional
Bupati Kuningan Jadikan Hotel Miliknya Tempat Menginap Petugas Medis Covid-19

Bupati Kuningan Jadikan Hotel Miliknya Tempat Menginap Petugas Medis Covid-19

Regional
Kang Emil Beri Instruksi Terbaru Terkait Penanganan Covid-19 di Jabar

Kang Emil Beri Instruksi Terbaru Terkait Penanganan Covid-19 di Jabar

Regional
Penolakan Pemakaman Perawat di Semarang Dibawa ke Ranah Hukum, PPNI: Harus Ada Pembelajaran

Penolakan Pemakaman Perawat di Semarang Dibawa ke Ranah Hukum, PPNI: Harus Ada Pembelajaran

Regional
Seorang Baby Sitter Berstatus Covid-19 Meninggal Setelah Dirawat 2 Hari, Baru Mudik dari Jakarta

Seorang Baby Sitter Berstatus Covid-19 Meninggal Setelah Dirawat 2 Hari, Baru Mudik dari Jakarta

Regional
Detik-detik Pasien di Padang Sidempuan Lompat dari Lantai 4 RS dan Tewas, Sempat Sesak Napas

Detik-detik Pasien di Padang Sidempuan Lompat dari Lantai 4 RS dan Tewas, Sempat Sesak Napas

Regional
Awalnya Dikira Benda Jatuh, Ternyata Pasien yang Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Awalnya Dikira Benda Jatuh, Ternyata Pasien yang Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Kediri Diduga Terpapar dari Suami yang Kerja di Jakarta

Pasien Positif Covid-19 di Kediri Diduga Terpapar dari Suami yang Kerja di Jakarta

Regional
Kronologi Pasien Sesak Napas Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Kronologi Pasien Sesak Napas Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Regional
2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

Regional
Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Regional
Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Regional
3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

Regional
Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Regional
Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X