Mahasiswa Asing Lintas Negara Amati Gerhana Bulan dan Mars di Malang

Kompas.com - 27/07/2018, 20:37 WIB
Salah satu peserta saat melihat posisi Bulan sebelum proses Gerhana Bulan Total (GBT) terjadi di Universitas Ma Chung, Kota Malang, Jumat (27/7/2018) KOMPAS.com / Andi HartikSalah satu peserta saat melihat posisi Bulan sebelum proses Gerhana Bulan Total (GBT) terjadi di Universitas Ma Chung, Kota Malang, Jumat (27/7/2018)

MALANG, KOMPAS.com - Sejumlah mahasiswa dari 20 negara turut mengamati proses terjadinya Gerhana Bulan Total (GBT) dan planet Mars di Universitas Ma Chung, Kota Malang, Jumat (27/7/2018).

Seperti diketahui, Gerhana Bulan Total (GBT) akan terjadi pada Sabtu (28/7/2018) dini hari. Gerhana itu merupakan yang terlama pada abad ke-21.

Sementara itu, planet Mars sedang menuju posisi terdekatnya dengan Bumi. Yakni berada di posisi 57,58 juta kilometer dari Bumi pada 31 Juli 2018 nanti.

Sedangkan rata-rata jarak Mars dan Bumi 225 juta kilometer dan jarak terjauh 401 juta kilometer.

Baca juga: Cara Menonton Live Streaming Gerhana Bulan Terlama Abad Ini

Dengan demikian, planet Mars akan terlihat lebih besar dan terang. Hal itu akan membuat sinar Mars berdampingan dengan Gerhana Bulan Total (GBT).

Rektor Universitas Ma Chung, Chatief Kunjaya mengatakan, mahasiswa asing yang ikut mengamati bulan dan planet Mars merupakan peserta Design Thinking Camp 2018, Konsorsium Kantor Urusan International (KUI) oleh 13 perguruan tinggi di Malang, termasuk Universitas Ma Chung.

"Mereka mahasiswa asing sedang mengikuti Design Thinking Camp. Karena sedang ada gerhana bulan dan Mars, maka kegiatannya di sini mengamati bulan dan Mars," bebernya.

Selain mahasiswa asing dari 20 negara, terdapat siswa SMA sederajat yang turut mengamati Bulan dan Mars di lokasi itu.

Total peserta yang mengamati Bulan dan Mars di Universitas Ma Chung sebanyak 115 orang, termasuk mahasiswa asing.

Baca juga: Trik Tangkap Gerhana Bulan Saat Berwarna Darah dengan Smarthphone

"Jadi kita mengajak terutama adik-adik SMA dan juga peserta internasional Design Thinking Camp untuk melihat planet Mars yang berada pada jarak paling dekat dengan Bumi, serta Bulan," katanya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Regional
Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

Regional
2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

Regional
Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Regional
'Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah'

"Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah"

Regional
14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

Regional
Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Regional
Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Regional
Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Regional
Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Regional
Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Regional
Soal 'New Normal', Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Soal "New Normal", Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X