Bantuan untuk Warga Kelaparan di Pulau Seram Mulai Berdatangan

Kompas.com - 27/07/2018, 15:42 WIB
Tim dari Korem 1502 Masohi membawa bantuan bahan pangan kepada ratusan warga suku Mausu Ane di pedalaman Pulau Seram, Maluku Tengah yang terkena bencana kelaparan, Selasa (24/7/2018) Kontributor Ambon, Rahmat Rahman PattyTim dari Korem 1502 Masohi membawa bantuan bahan pangan kepada ratusan warga suku Mausu Ane di pedalaman Pulau Seram, Maluku Tengah yang terkena bencana kelaparan, Selasa (24/7/2018)

AMBON, KOMPAS.com - Bantuan bahan makanan dan obat-obatan terus berdatangan dari berbagai pihak untuk warga Suku Mausu Ane yang menderita kelaparan di pedalaman Pulau Seram, Kabupaten Maluku Tengah.

Diawali dari bantuan yang dibawa Kodam XVI Pattimura dan Polda Maluku, bantuan kepada warga suku terasing di Pulau Sera mini terus berdatangan.

Data yang diperoleh Kompas.com dari Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Provinsi Maluku, hingga kini bantuan bahan makanan dan berbagai jenis bantuan lainnya telah terkumpul di beberapa titik di Desa Meono.

“Sejauh ini bantuan bahan makanan dan obat-obatan serta bantuan dasar lainnya lainnya terus berdatangan,” ujar Kepala BPBD Provinsi Maluku, Farida Salampessy, Jumat (27/7/2018).

Baca juga: Polri: Tiga Orang Meninggal Dunia karena Kelaparan di Pulau Seram

Farida merinci, bantuan yang telah sampai untuk warga Suku Mausu Ane berasal dari BPBD Maluku Tengah, berupa 45 paket family kids, 95 kain sarung, selimut, handuk, dan 90 lembar tikar.

“Dari Dinas Ketahanan Pangan itu ada 2 ton beras yang sudah sampai,” imbuhnya.

Adapun bantuan dari Dinas Sosial Maluku Tengah berupa makanan kaleng, alat masak dan makan, selimut wool, matras, dan kids ware 45 paket.

Sementara bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Maluku yang telah tiba berjumlah 1 ton beras, 100 lembar matras, 180 lembar selimut, dan bantuan lainnya.

Bantuan juga datang dari Polda Maluku dan Polres Maluku Tengah. Lebih dari 1 ton beras, tiga dokter dan tenaga medis, obat-obatan, garam, gula pasir, makanan tambahan untuk balita, mie instan, selimut, serta sandal dikirimkan.

Baca juga: Warga Suku Mausu Ane yang Meninggal akibat Kelaparan Bertambah

 

Sedangkan dari Kodam XVI Pattimura dan Korem 1502 Masohi, terdapat 47 paket sembako, Roll Terpal 4 roll, biskuit 12 kaleng, Imukal 10 dus, ransum 2 dus, air mineral 10 dus.

Sebelumnya, Kodam Pattimura juga telah menyalurkan puluhan karung beras dan bantuan lainnya.

Selain itu, bantuan dari Polres Maluku Tengah dan Kodim 1502 Maluku Tengah.  

Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua mengatakan, bantuan yang disalurkan itu sebagai bantuan darurat untuk penanganan warga yang terkena musibah. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X