Warga Suku Mausu Ane yang Meninggal akibat Kelaparan Bertambah

Kompas.com - 27/07/2018, 13:50 WIB
Tim dari Korem 1502 Masohi membawa bantuan bahan pangan kepada ratusan warga suku Mausu Ane di pedalaman Pulau Seram, Maluku Tengah yang terkena bencana kelaparan, Selasa (24/7/2018) Kontributor Ambon, Rahmat Rahman PattyTim dari Korem 1502 Masohi membawa bantuan bahan pangan kepada ratusan warga suku Mausu Ane di pedalaman Pulau Seram, Maluku Tengah yang terkena bencana kelaparan, Selasa (24/7/2018)

AMBON, KOMPAS.com — Jumlah korban meninggal dunia akibat musibah kelaparan yang dialami warga suku Mausu Ane yang mendiami pedalaman Pulau Seram, Kecamatan Seram Utara Kobi, Kabupaten Maluku Tengah, bertambah.

Jika sebelumnya tiga warga dilaporkan meninggal dunia karena kelaparan, kini jumlahnya bertambah menjadi empat orang.

“Data terakhir ada empat warga Mausu Ane yang meninggal dunia,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Farida Salampessy, Jumat (27/7/2018).

Keempat orang tersebut yakni Lusirue (50), Laupia (60), dan dua anak balita Asoka (2 bulan) serta Aiyowa (4).

Baca juga: [HOAKS] Video Papua Hari Ini Tanggal 25 Juli 2018 Banyak Polisi Gugur

“Korban terakhir yang dinyatakan meninggal dunia karena kelaparan adalah Laupia, yakni pada Kamis (26/7/2018),” ungkapnya.

Farida merinci, dari 170 jiwa warga Mausu Ane, saat ini yang terkumpul dan tertangani sebanyak 18 kepala keluarga atau 64 jiwa, sementara sisanya masih berada di hutan.

“Jumlah warga yang terkumpul sebanyak 18 KK dan 64 jiwa dan mereka yang saat ini sedang ditangani,” pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Regional
Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Regional
Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Regional
Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Regional
Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Regional
Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Regional
Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Regional
Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Regional
Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Regional
Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Regional
Warga Sumedang yang Hilang Terseret Arus Sungai Cimanuk Ditemukan Tewas

Warga Sumedang yang Hilang Terseret Arus Sungai Cimanuk Ditemukan Tewas

Regional
Jateng Dapat Tambahan 248.600 Dosis, 31 Daerah Siap Gelar Vaksinasi Covid-19

Jateng Dapat Tambahan 248.600 Dosis, 31 Daerah Siap Gelar Vaksinasi Covid-19

Regional
Kantor Perkebunan Sawit PT Arrtu Plantation di Ketapang Kalbar Diduga Dibakar Massa

Kantor Perkebunan Sawit PT Arrtu Plantation di Ketapang Kalbar Diduga Dibakar Massa

Regional
Terima 19.200 Dosis Vaksin Sinovac, 9.600 Nakes di Banyumas Disuntik Besok

Terima 19.200 Dosis Vaksin Sinovac, 9.600 Nakes di Banyumas Disuntik Besok

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X