Gelombang Tinggi Rusak Puluhan Warung di Pesisir Pantai Sukabumi

Kompas.com - 27/07/2018, 06:31 WIB
Sejumlah warung semi permanen rusak dan pantai kotor terdampak gelombang tinggi di pantai wilayah Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (25/7/2018). Dok. Sukabumi Syndicate Sejumlah warung semi permanen rusak dan pantai kotor terdampak gelombang tinggi di pantai wilayah Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (25/7/2018).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Puluhan warung di pesisir pantai selatan Sukabumi, Jawa Barat rusak akibat terdampak gelombang air laut tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini.

Dampak lainnya merusakan tembok penahan ombak, lahan parkir, dan trotoar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya saja seorang warga mengalami luka robek pada kaki jarinya dan sudah ditangani tim medis.

Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi hingga Kamis (26/7/2018) siang mencatat sebanyak 62 warung kecil semi permanen mengalami kerusakan baik berat, sedang maupun ringan.

Tanggul penahan ombak sepanjang 400 meter rusak, dua lahan parkir, trotoar, dan bangunan kamar mandi sebanyak 30 unit.

Baca juga: Pantai Selatan Dilanda Gelombang Tinggi, Hindari ke Pantai Seminggu Ini

"Yang terkena dampak dan menimbulkan kerusakan ada di sekitar pantai wilayah Kecamatan Cisolok," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Sukabumi, Maman Suherman saat dikonfirmasi Kompas.com melalui WhatsApp, Kamis (26/7/2018).

Dia merinci lokasi-lokasi yang terdampak di wilayah Kecamatan Cisolok itu di antaranya di pantai Karanghawu, Kebon kalapa dan sebagian pantai Cibangban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Di pantai Karanghawu menggerus trotoar dan di pantai Kebonkalapa mengakibatkan penahan ombak rusak," rinci Maman.

"Selain itu warung-warung kecil di tepi pantai Kebon Kalapa rusak," sambungnya.

Pihak BPBD bersama instansi dan lembaga lainnya serta masyarakat sudah berupaya mengevakuasi warga yang terdampak gelombang air laut tinggi. Juga termasuk pembersihan sampah dan puing-puing bangunan sepanjang pantai.

"Sekarang kami masih terus memantau. perkembangan kondisi gelombang laut yang masih tinggi," ujar Maman.

Baca juga: 5 Daerah di Laut Selatan Jabar Terdampak Gelombang Setinggi 2-6 Meter

"Kami juga sudah membuka posko pengaduan dampak gelombang tinggi Cisolok juga sudah mengidentifikasi tempat-tempat evakuasi," katanya.

Dia mengimbau kepada masyarakat sepanjang pesisir pantai selatan Sukabumi agar senantiasa hati -hati dan selalu waspada terhadap cuaca.

"Kepada masyarakat pesisir pantai kami terus mengimbau selalu waspada," imbaunya.

Kompas TV Cuaca buruk dan gelombang tinggi menghantam sejumlah wilayah di tanah air.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.