Semoga Cepat Sembuh, Beruang Madu yang Terluka karena Jerat di Riau...

Kompas.com - 26/07/2018, 19:04 WIB
Seekor Beruang Madu (Helarctos malayanus) berada di dalam kadang transit satwa BBKSDA Riau di Pekanbaru, Riau, Selasa (24/7/2018). Beruang yang diperkirakan berusia empat tahun tersebut berhasil diselamatkan tim rescue BBKSDA Riau setelah mendapatkan laporan dari warga bahwasanya ditemukan seekor beruang madu yang terjerat, dan kini terlebih dahulu dilakukan perawatan sebelum nantinya kembali dilepasliarkan ke habitatnya. ANTARA FOTO/Rony MuharrmanSeekor Beruang Madu (Helarctos malayanus) berada di dalam kadang transit satwa BBKSDA Riau di Pekanbaru, Riau, Selasa (24/7/2018). Beruang yang diperkirakan berusia empat tahun tersebut berhasil diselamatkan tim rescue BBKSDA Riau setelah mendapatkan laporan dari warga bahwasanya ditemukan seekor beruang madu yang terjerat, dan kini terlebih dahulu dilakukan perawatan sebelum nantinya kembali dilepasliarkan ke habitatnya.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Beruang madu yang diselamatkan dari jerat di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, akan dilepasliarkan setelah kondisi kesehatannya membaik.

"Pasca-pengobatan dan pemulihan trauma oleh Tim Medis Balai Besar KSDA Riau, satwa segera dilepasliarkan kembali ke habitatnya sebagaimana satwa yang lain yang telah ditangani sebelumnya," kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau, Suharyono, melalui keterangan pers, Rabu.

BKSDA memberikan apresiasi atas kesadaran masyarakat dan jajaran Polres Indragiri Hilir yang merespons cepat dalam Tim Rescue BBKSDA Riau satwa terpadu ini.

Baca juga: Ingat, Serahkan Arapaima dan Ikan Berbahaya Lainnya Sebelum 31 Juli

Satwa dilindungi itu diketahui berkelamin betina dan diperkiran berusia empat tahun. Beruang tersebut kini sudah berada di klinik satwa BBKSDA Riau, di Kota Pekanbaru.

Sebelumnya, Reskrimsus Polres Indragiri Hilir melaporkan tentang adanya satwa liar beruang madu (Helarctos malayanus) yang terjerat pada Sabtu (21/7/2018).

Kepala BKSDA Wilayah l lalu meneruskan laporan tersebut kepada Kepala BBKSDA Riau yang selanjutnya memerintahkan segera menurunkan Tim Rescue menuju TKP.

Jarak menuju tempat kejadian di daerah pesisir Riau cukup jauh dan butuh waktu sekitar 8 jam melalui jalan darat dan 1 jam menggunakan perahu.

Baca juga: Cerita Pemilik 5 Ekor Ikan Arapaima, Biaya Rp 200.000 Per Hari hingga Didatangi Polisi

Dengan dipimpin oleh Kepala Seksi Wilayah l, Laskar Jaya Permana dan anggota Polhut senior Putrapper, Pirmansyah, Suslamat dan Fadly Rafdiansyah Tim Rescue bergerak cepat ke Tembilahan, Ibukota Kabupaten Indragiri Hilir.

Tim Rescue tiba pada Minggu sekitar pukul 05.00 WIB dan langsung berkoordinasi dengan Polres Indragiri Hilir. TKP masih berada pada jarak 1 jam dengan menggunakan perahu, tepatnya di Parit 10 Mogok, Desa Sungai Junjangan, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir.

Dari kronologi kejadian diketahui bahwa seorang warga bernama Giatman Sinaga pada hari Sabtu pukul 06.30 WIB menemukan seekor beruang madu terkena jerat di daerah Parit 10 Mogok RT 10 di depan pekarangan milik warga bernama Bejo di Desa Sungai Junjangan Kec. Batang Tuaka.

Karena Giatman Sinaga mengetahui bahwa satwa tersebut adalah salah satu satwa yang dilindungi, maka Giatman Sinaga melapor ke Polres Indragiri Hilir.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X