Gubernur Kalbar Terpilih Prioritaskan Pemekaran Provinsi Kapuas Raya

Kompas.com - 26/07/2018, 18:43 WIB
Ketua KPU Kalbar Ramdan saat menyerahkan berkas kepada gubernur Kalbar terpilih Sutarmidji dalam pleno penetapan yang digelar di Ballroom Hotel Kapuas Palace (24/7/2018) KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANKetua KPU Kalbar Ramdan saat menyerahkan berkas kepada gubernur Kalbar terpilih Sutarmidji dalam pleno penetapan yang digelar di Ballroom Hotel Kapuas Palace (24/7/2018)

PONTIANAK, KOMPAS.com - Pasangan Sutarmidji dan Ria Norsan resmi ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih periode 2018-2023.

Keduanya memprioritaskan penutasan janji kampanye, salah satunya adalah pemekaran Provinsi Kalbar menjadi Kalbar dan Kapuas Raya. Kapuas Raya nantinya akan meliputi Kabupaten Sintang, Kapuas Hulu, Melawi, Sekadau dan Sanggau.

Baca juga: Kalahkan 2 Pesaingnya yang Ditahan KPK, Sutiaji Jadi Wali Kota Malang Terpilih

Saat ini, di Kalimantan Barat terdapat 14 kota dan kabupaten, yaitu Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kabupaten Kubu Raya, Mempawah, Sambas, Landak, Bengkayang, Sanggau, Sekadau, Melawi, Sintang, Kapuas Hulu, Ketapang dan Kayong Utara.

Setelah dilantik menjadi gubernur, Sutarmidji mengungkapkan bahwa pemekaran Kapuas Raya akan tetap berjalan.

Rumah sakit

Selain itu janji kampanye lainnya yang akan dilakukan adalah terkait rumah sakit, pendidikan dan infrastruktur yang menjadi prioritas utama dalam pembangunan lima tahun ke depan.

"Rumah sakit, saya janji, saya akan bersama Pak Ria Norsan, membenahi secara menyeluruh," ujar Sutarmidji usai menghadiri rapat pleno penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih yang diselenggarakan KPU Kalbar di Hotel Kapuas Palace, Selasa (24/7/2018) malam.

Baca juga: KPU Tetapkan Sutarmidji-Ria Norsan sebagai Gubernur dan Wagub Kalbar

Hal pertama yang akan dilakukan Sutarmidji dalam pembenahan RSUD Soedarso milik Pemprov Kalbar tersebut yaitu meningkatkan akreditasinya menjadi A, di antaranya adalah syarat harus menjadi rumah sakit pendidikan sehingga mahasiswa dari Fakultas Kedokteran bisa melaksanakan koas di RSUD tersebut.

Selain itu, lanjut Sutarmidji, RSUD Soedarso juga harus bekerja sama dengan rumah sakit internasional yang nantinya akan dipilih apakah rumah sakit di Malaysia atau Singapura. Kerjasama tersebut l, menurut dia, merupakan keharusan dan syarat agar akreditasi bisa menjadi A.

"Itu harus ya, syarat untuk akreditasi A. Kita jangan korbankan itu, itu wajib. Itu syarat akreditasi harus dipenuhi," ungkapnya.

Dia pun memastikan, dalam satu bulan setelah dilantik, hal tersebut akan segera direalisasikan.

Senada dengan Sutarmidji, Wakil Gubernur terpilih Ria Norsan memastikan akan memenuhi segala janji kepada masyarakat dalam masa kampanye.

"Kami akan memenuhi janji kami selama proses kampanye kemarin sesuai dengan prosedur dan aturan berlaku," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Gugatan Hasil Pilkada, Eistianah Ditetapkan sebagai Bupati Demak Terpilih

Tak Ada Gugatan Hasil Pilkada, Eistianah Ditetapkan sebagai Bupati Demak Terpilih

Regional
KPU Tetapkan Wabup Petahana sebagai Bupati Blora Terpilih

KPU Tetapkan Wabup Petahana sebagai Bupati Blora Terpilih

Regional
Rumah Warga Roboh dan Ubin RSUD Talaud Pecah akibat Gempa di Sulawesi Utara

Rumah Warga Roboh dan Ubin RSUD Talaud Pecah akibat Gempa di Sulawesi Utara

Regional
Pemprov Maluku Terapkan Aturan Baru, Tamu di Kantor Gubernur Wajib Tes Cepat Antigen

Pemprov Maluku Terapkan Aturan Baru, Tamu di Kantor Gubernur Wajib Tes Cepat Antigen

Regional
Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Nyaris Penuh, Begini Langkah Pemkot Kupang

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Nyaris Penuh, Begini Langkah Pemkot Kupang

Regional
Antisipasi Dampak PPKM, Ganjar Ajukan Tambahan Anggaran Rp 1 Triliun

Antisipasi Dampak PPKM, Ganjar Ajukan Tambahan Anggaran Rp 1 Triliun

Regional
Lebih Sepekan PTKM, Kasus Covid-19 di DIY Melonjak, Hari Ini Bertambah 456

Lebih Sepekan PTKM, Kasus Covid-19 di DIY Melonjak, Hari Ini Bertambah 456

Regional
Hendi-Ita Resmi Ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Terpilih

Hendi-Ita Resmi Ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Terpilih

Regional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Wali Kota Solo: Kita Ikut Saja

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Wali Kota Solo: Kita Ikut Saja

Regional
Pengusaha yang Diduga Gelapkan Pajak Rp 2,5 Miliar di Jambi Segera Diadili

Pengusaha yang Diduga Gelapkan Pajak Rp 2,5 Miliar di Jambi Segera Diadili

Regional
9 Hari PPKM di Jatim, 1,2 Juta Warga Terjaring Operasi Yustisi, Denda Terkumpul Rp 299 Juta

9 Hari PPKM di Jatim, 1,2 Juta Warga Terjaring Operasi Yustisi, Denda Terkumpul Rp 299 Juta

Regional
RSUD Gunungsitoli Berganti Nama Jadi RSUD dr M Thomsen Nias

RSUD Gunungsitoli Berganti Nama Jadi RSUD dr M Thomsen Nias

Regional
Soal Wacana Polantas Tak Lagi Menilang dan Digantikan ETLE, Warga: Uang Tilang Aman

Soal Wacana Polantas Tak Lagi Menilang dan Digantikan ETLE, Warga: Uang Tilang Aman

Regional
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Sulut, Warga Talaud Panik hingga Lari Keluar Rumah

Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Sulut, Warga Talaud Panik hingga Lari Keluar Rumah

Regional
Ganjar Setuju PPKM di Jawa Tengah Diperpanjang

Ganjar Setuju PPKM di Jawa Tengah Diperpanjang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X