Wali Kota Sukabumi Terpilih Masih Rahasiakan Program 100 Hari Kerja Pertama - Kompas.com

Wali Kota Sukabumi Terpilih Masih Rahasiakan Program 100 Hari Kerja Pertama

Kompas.com - 26/07/2018, 16:04 WIB
Kepala daerah Kota Sukabumi terpilih, Achmad Fahmi (kiri) dengan Andri Setiawan Hamami (kanan) foto bersama setelah menghadiri rapat pleno terbuka penetapan Pilkada Kota Sukabumi di Sekretariat KPU Kota Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (26/7/2018).KOMPAS.com/BUDIYANTO Kepala daerah Kota Sukabumi terpilih, Achmad Fahmi (kiri) dengan Andri Setiawan Hamami (kanan) foto bersama setelah menghadiri rapat pleno terbuka penetapan Pilkada Kota Sukabumi di Sekretariat KPU Kota Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (26/7/2018).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Pasangan Kepala Daerah Kota Sukabumi terpilih, Achmad Fahmi-Andri Setiawan Hamami (Faham) masih merahasiakan program 100 hari pertama yang akan dikerjakannya.

Pasangan Faham yang diusung PKS dan Partai Demokrat ini telah ditetapkan sebagai wali kota dan wakil wali Sukabumi terpilih pada Pilkada Sukabumi 2018 oleh KPU Kota Sukabumi, Kamis (26/7/2018).

"Untuk 100 hari pertama sudah disiapkan program kejutan bagi masyarakat," ungkap Fahmi didampingi Andri saat memberikan keterangan kepada wartawan setelah menghadiri rapat pleno di KPU Kota Sukabumi, Kamis siang.

Namun, dia berjanji akan memberitahukan program-program kerja apa saja yang menjadi prioritas dalam 100 hari kerja setelah pelantikan. Rencananya pelantikan berlangsung pada 20 September 2018 mendatang.

"Kalau sekarang diinformasikan bukan kejutan lagi, nanti saja setelah pelantikan," janji mantan wakil wali kota Sukabumi periode 2013-2018 itu.

Baca juga: Paslon Fahmi-Andri Klaim Unggul di Pilkada Kota Sukabumi

Saat ini, ia mengatakan dirinya bersama wakil wali Kota Sukabumi terpilih, Andri Setiawan Hamami masih melakukan konsolidasi dan sinkronisasi program-program unggulan serta janji-janji politik yang harus segera dimasukan ke program Pemerintah Kota Sukabumi.

"Tahapan selanjutnya bagi kami berdua sinkronisasi program merealisasikan janji dan program unggulan," kata Fahmi yang juga sempat menjadi pimpinan dan anggota DPRD Kota Sukabumi.

Pasangan Faham ini juga membuka pintu terbuka bagi tiga pasangan calon peserta Pilkada 2018 lainnya untuk bersama menyatukan potensi dalam membangun Kota Sukabumi. Ia pun akan mengadopsi program dari pasangan calon lain, terutama program positif.

Tiga paslon peserta Pilkada Kota Sukabumi 2018 lainnya, yaitu nomor 1 pasangan Jona Arizona-Hanafie Zain (Ijabah), lalu nomor 3 Mulyono-Ima Slamet (Mulia) dan nomor 4 Dedi R Wijaya-Hikmat Nuristawan (Dermawan).

"Saatnya sekarang kita satukan potensi, kita kuatkan energi yang sama-sama kita miliki untuk berlari, melompat, lebih cepat lebih jauh untuk Sukabumi yang luar biasa,'' pungkas Fahmi.

Baca juga: Pilkada Kota Sukabumi Diikuti Empat Pasangan Calon

Kompas TV Dalam rangka mensyiarkan agama Islam di bulan Ramadan puluhan santri menggelar ngaji on the street di depan Balai Kota Sukabumi.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

Megapolitan
Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

Regional
Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Regional
Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk 'Video Game'

Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk "Video Game"

Internasional
Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Regional
Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku 'Paradoks Indonesia' Versi Braile

Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku "Paradoks Indonesia" Versi Braile

Nasional
'Ngamuk' dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

"Ngamuk" dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

Internasional
Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Nasional
Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Internasional
Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Nasional
Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Megapolitan
PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

Nasional
Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Internasional
Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus 'Vlog Idiot'

Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus "Vlog Idiot"

Regional
Pembunuh Sopir Taksi 'Online' di Tangerang adalah Kakak Beradik

Pembunuh Sopir Taksi "Online" di Tangerang adalah Kakak Beradik

Megapolitan

Close Ads X