Ingat, Serahkan Arapaima dan Ikan Berbahaya Lainnya Sebelum 31 Juli

Kompas.com - 26/07/2018, 15:26 WIB
Arapaima gigas © Citron / CC BY-SA 3.0Arapaima gigas

PADANG, KOMPAS.com — Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) memberikan waktu hingga 31 Juli 2018 kepada masyarakat untuk menyerahkan ikan-ikan invansif atau berbahaya kepada pemerintah.

Kepala BKIPM Padang, Sumatera Barat, Rudi Barmara mengatakan, Stasiun BKIPM telah membuka posko penyerahan secara sukarela ikan invasif sejak 1 Juli lalu.

"Kami beri waktu masyarakat untuk bisa menyerahkannya secara sukarela selama satu bulan ini. Setelah itu, baru kami bentuk tim melakukan penindakan terhadap orang yang tetap memeliharanya," katanya.

Baca juga: Cerita Pemilik 5 Ekor Ikan Arapaima, Biaya Rp 200.000 Per Hari hingga Didatangi Polisi

Rudi mengatakan, hingga saat ini BKIPM Padang baru menerima 17 ekor ikan invasif atau berbahaya yang diserahkan oleh masyarakat di daerah ini.

Penyerahan ikan itu dilakukan setelah mereka mendapatkan informasi bahwa ikan yang mereka pelihara merupakan jenis ikan berbahaya dan harus diserahkan kepada pemerintah.

"Terakhir ikan yang diserahkan kepada kami pada Sabtu (21/7/2018), yakni ikan aligator gar florida yang memiliki panjang hampir 1 meter dan langsung kami karantina," ujarnya ketika dihubungi dari Padang, Rabu (25/7/2018).

Baca juga: Pemilik Arapaima Beri Keterangan Palsu soal Jumlah Ikan yang Dilepas

Dia mengatakan, warga pertama kali menyerahkan kepada mereka pada 4 Juli 2018. Saat itu, ada 14 ekor invasif yang diserahkan, yaitu 2 ekor ikan aligator gar spatula, 1 ekor ikan aligator gar florida, 1 ekor ikan tarpon, dan 10 ekor ikan sapu-sapu.

"Penyerahan pertama itu dilakukan oleh Komunitas Ikan Predator Minang yang memelihara ikan tersebut," tambahnya.

Setelah itu, warga datang lagi pada 9 Juli dan menyerahkan dua ekor ikan aligator spatula gar kepada BKIPM.

"Ada lagi masyarakat di Payakumbuh yang melapor kepada kami bahwa mereka memelihara ikan invasif ini dan minta dijemput. Kami akan datang ke lokasi dalam beberapa hari ke depan," ungkapnya.

Baca juga: Warga Mojokerto Pelihara 30 Ekor Ikan Arapaima di Rumahnya

Menurut dia, ikan berbahaya atau invasif ini tidak boleh dipelihara sesuai dengan UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Perikanan yang diubah menjadi UU Nomor 45 Tahun 2009.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Gubernur Sumbar Sambut 150 Turis China | Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo

[POPULER NUSANTARA] Gubernur Sumbar Sambut 150 Turis China | Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo

Regional
Khofifah Buka Opsi Pulangkan Mahasiswa Unesa dari Wuhan

Khofifah Buka Opsi Pulangkan Mahasiswa Unesa dari Wuhan

Regional
Khofifah: 12 Mahasiswa Unesa di Wuhan Kondisinya Sehat

Khofifah: 12 Mahasiswa Unesa di Wuhan Kondisinya Sehat

Regional
Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Regional
Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Regional
Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Regional
Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Regional
Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X