JK Ajukan Diri di Sidang MK, Apakah Terinspirasi Kemenangan Mahathir Muhammad?

Kompas.com - 25/07/2018, 15:04 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla, lega dengan pencapaian Inasgoc terkait sponsor untuk Asian Games 2018.
PERSIANA GALIH/JUARA.NET Wakil Presiden Jusuf Kalla, lega dengan pencapaian Inasgoc terkait sponsor untuk Asian Games 2018.

SEMARANG, KOMPAS.com - Kemenangan Mahathir Muhammad sebagai Perdana Menteri Malaysia di usia 93 tahun dinilai mengubah pandangan Wakil Presiden Jusuf Kalla ( JK), yang pada akhirnya mengajukan diri sebagai pihak terkait dalam gugatan di Mahkamah Konstitusi.

Hal tersebut disampaikan pengamat yang juga Dekan Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang ( Unnes), Jawa Tengah, Rodiyah, disela konferensi internasional 'Indonesia Legal Studies', di Semarang, Rabu (25/7/2018).

"Di negara kita itu dibatasi dua kali periode, dan Pak JK itu dipengaruhi oleh isu global. Usia 93 Pak Mahathir jadi perdana menteri, jika itu sukses pasti menggiring atas perubahan tata hukum di Indonesia," ujar Rodiyah.

Wanita paruh baya ini menegaskan, ada isu global yang diduga turut mempengaruhi pandangan JK yang pada akhirnya bersedia menjadi pihak terkait di dalam uji materi Pasal 169 huruf N Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.


Baca juga: Jadi Pihak Terkait, JK Bermaksud agar Proses Gugatan Cepat Selesai

"Itu terkait isu-isu global, dan jika itu didorong oleh partai besar itu bisa saja, dan itu sah," tambahnya.

Ia menyatakan, persoalan uji materi yang melibatkan JK dinilai menarik karena sistem hukum di Indonesia dicap lekat dengan kekuasaan.

Rodiyah meminta para hukum tata negara berhati-hati agar siatem hukum tidak menjadi motor kekuasaan.

"Masa jabatan (Presiden) itu satu kotak, itu paket. Dibatasi dua periode untuk menghindari korupsi, karena kekuasaan itu adalah korup," ujarnya.

Baca juga: Survei I2: Tiga Cawapres Pendamping Jokowi Pilihan Netizen

Kuasa hukum Wakil Presiden Jusuf Kalla, Irmanputra Sidin, sebelumnya menyatakan, keputusan kliennya untuk menjadi pihak terkait dalam uji materi bukan demi kekuasaan.

Dia menjelaskan, maksud JK adalah untuk membantu agar proses gugatan di Mahkamah Konstitusi ( MK) dapat selesai dengan cepat.

"Tidak (mengajukan diri sebagai) penggugat, tapi pihak terkait untuk memberikan keterangan perspektif konstitusional agar bisa stimulasi untuk putusan yang seadil-adilnya dan secepat-cepatnya kepastian hukum menjelang Pemilu 2019," ungkap Irman dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Selasa (24/7/2018).

Oleh sebab itu, Irman mengungkapkan, publik tidak perlu mengkhawatirkan keputusan JK tersebut. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X