Khofifah-Emil Prioritaskan Pengembangan Madura dan Selatan Jatim - Kompas.com

Khofifah-Emil Prioritaskan Pengembangan Madura dan Selatan Jatim

Kompas.com - 25/07/2018, 11:24 WIB
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak menyambangi Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (12/7/2018).DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak menyambangi Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

SURABAYA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa berkomitmen akan membenahi pembangunan infrastruktur dan ekonomi selama lima tahun ke depan.

Program strategis yang bakal dijalankan adalah perluasan pembangunan di wilayah selatan Jawa Timur, pengembangan kawasan Madura, dan kepulauan-kepulauan di Madura.

"Setuju tidak setuju, hari ini kita harus berpihak kepada perluasan pembangunan di wilayah selatan," ujar Khofifah saat berpidato pada Rapat Pleno Terbuka yang digelar KPU Jatim di Wyndham Hotel, Surabaya, Selasa (25/7/2018) malam.

"Kalau kita akan membangun penguatan ekonomi di wilayah selatan, maka jangan ada rasa pembangunan di wilayah utara akan dialihkan atau akan dikalahkan oleh keberpihakan di wilayah selatan," tambahnya.

Baca juga: Survei I2: Tiga Cawapres Pendamping Jokowi Pilihan Netizen

Khofifah meyakinkan tidak ada proses pengalihan maupun mengalahkan.

"Kami semua harus bersih diri," imbuhnya.

Jika ada yang bertanya sumber anggaran pembangunan nanti, Khofifah menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan format KPBU atau kerja sama antar pemerintah.

Sebenarnya, sebagian proyek Pemprov Jatim menggunakan format KPBU, begitupun kementerian sosial.

"Hal-hal strategis yang bisa masuk pada PSN (program strategis nasional), tentu kita akan membangun komunikasi supaya bisa masuk dalam PSN," sambungnya. 

Selain wilayah selatan Jawa Timur, Khofifah melihat pembangunan wilayah di Madura dan kepulauan sama pentingnya.

"Para ulama dan tokoh-tokoh muda di Madura harus menjadi lokomotif dari pembangunan yang akan dikembangkan, baik di Madura maupun di kepulauan-kepulauan di Madura," katanya.

Baca juga: Kemenangan Khofifah di Pilkada Jatim Membawa Simbol Jokowi

Tak kalah penting, Khofifah menegaskan, PR yang diembannya ke depan adalah masalah kemiskinan, kesejahteraan, pengangguran, dan ketimpangan.

Khofifah mengaku, Presiden Jokowi menitipkan pesan untuk membenahi Jawa Timur. Wejangan itu pernah disampaikan Jokowi melalui telepon, tepatnya pada 27 Juni 2018.

"Beliau bilang, Jawa Timur itu lokomotif ekonomi nasional. Maka tolong dirawat suksesnya Pakde Karwo, tolong dirawat pembangunan ekonomi di Jawa Timur," ujar Khofifah, menirukan wejangan Jokowi.

Khofifah mengaku akan menjalankan pesan Jokowi, juga masyarakat Jawa Timur yang mempercayainya dan Emil untuk memimpin Jawa Timur.

"Pengembangan dan perluasan pembangunan ekonomi, infrastruktur, sosial budaya dan seterusnya harus kita lakukan. Maka public private partnership adalah sebuah keniscayaan," imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya membutuhkan partnership dan dukungan masyarakat untuk memaksimalkan produktivitas pembangunan di Jawa Timur.

Menurutnya, public private partnership menjadi bagian penting untuk bisa memaksimalkan seluruh energi positif dan produktivitas dari seluruh pembangunan di Jawa Timur.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X