Khofifah Mengaku Dapat Ucapan Selamat dan Pesan Khusus dari Jokowi

Kompas.com - 25/07/2018, 09:58 WIB
Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa menunjukkan berita acara yang diterimanya dari KPU Jatim saat rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih pada Pilgub Jawa Timur 2018 di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (24/7). KPU Jawa Timur menetapkan Khofifah Indar Parawansa dan Emil E Dardak sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Pilgub Jawa Timur 2018. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/foc/18. ZABUR_KARURUGubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa menunjukkan berita acara yang diterimanya dari KPU Jatim saat rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih pada Pilgub Jawa Timur 2018 di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (24/7). KPU Jawa Timur menetapkan Khofifah Indar Parawansa dan Emil E Dardak sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Pilgub Jawa Timur 2018. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/foc/18.

SURABAYA, KOMPAS.com - Pasangan nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak resmi ditetapkan KPU Jawa Timur sebagai gubernur dan wakil gubernur Jatim terpilih, Selasa (24/7/2018).

Dalam pidato kemenangannya pada rapat pleno terbuka yang digelar KPU Jatim, Khofifah mengaku pernah mendapat telepon dari Presiden Jokowi, tepatnya 27 Juni 2018.

Saat itu, bertepatan dengan hasil hitung cepat beberapa lembaga survei yang memperlihatkan hasil kemenangan Khofifah-Emil.

Selain memberi ucapan selamat, Jokowi juga menitipkan pesan kepadanya dan Emil Dardak.

"Beliau bilang, Jawa Timur itu lokomotif ekonomi nasional. Maka tolong dirawat suksesnya Pakde Karwo, tolong dirawat pembangunan ekonomi di Jawa Timur," ujar Khofifah, menirukan wejangan Jokowi.

Baca juga: Survei I2: Tiga Cawapres Pendamping Jokowi Pilihan Netizen

Khofifah menegaskan, akan menjalankan apa yang dipesankan Jokowi. Ia pun akan menjaga amanah masyarakat Jawa Timur yang mempercayainya memimpin Jawa Timur.

Selain itu, Khofifah berjanji akan memberi perhatian terhadap pembangunan infrastruktur dan ekonomi, khususnya di kawasan bagian selatan Jawa Timur.

"Setuju tidak setuju, hari ini kita harus berpihak kepada perluasan pembangunan di wilayah selatan," imbuhnya.

"Kalau kita akan membangun penguatan ekonomi di wilayah selatan, maka jangan ada rasa pembangunan di wilayah utara akan dialihkan atau akan dikalahkan oleh keberpihakan di wilayah selatan," tambahnya.

Khofifah meyakinkan, tidak ada proses pengalihan ataupun mengalahkan. 

"Kami semua harus bersih diri," imbuhnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Kos di Bandung Digerebek,  Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Rumah Kos di Bandung Digerebek, Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Regional
Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Regional
Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Regional
5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

Regional
Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Regional
Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Regional
Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Regional
Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Regional
Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Regional
Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Regional
Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Regional
Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Regional
22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

Regional
Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Regional
Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X