Resmi Jadi Gubernur Terpilih, Ganjar Pranowo Ajak Mahfud MD Makan Siang - Kompas.com

Resmi Jadi Gubernur Terpilih, Ganjar Pranowo Ajak Mahfud MD Makan Siang

Kompas.com - 24/07/2018, 15:25 WIB
Ganjar Pranowo dan Taj Yasin bersama Mahfud MD, di rumah dinas Puri Gedeh, Selasa (24/7/2018)KOMPAS.com/NAZAR NURDIN Ganjar Pranowo dan Taj Yasin bersama Mahfud MD, di rumah dinas Puri Gedeh, Selasa (24/7/2018)

SEMARANG, KOMPAS.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD bertamu ke rumah dinas gubernur Jawa Tengah terpilih Ganjar Pranowo di Puri Gedeh, Selasa (24/7/2018).

Mahfud MD adalah tokoh nasional pertama yang mengucap selamat kepada politisi PDI-P tersebut. Ganjar Pranowo menyambut Mahfud MD dengan makan siang.

Pertemuan keduanya digelar tertutup di rumah dinas Puri Gedeh, Jalan Gubernur Budiono, Gajahmungkur, Semarang. Pertemuan berlangsung sekitar kurang lebih 40 menit.

"Makan siang saja, enggak ada agenda yang lain," ujar Ganjar, seusai mengantar Mahfud MD kembali ke Jakarta.

Baca juga: Bertemu Mbah Maimoen Zubair, Mahfud MD Diberi Pesan Soal Cawapres...

Ganjar mengatakan, Mahfud menemuinya hari ini karena kebetulan sedang berada di Semarang. Mahfud mampir sekaligus mengucapkan selamat atas kemenangan di Pilkada Jawa Tengah.

"Beliau keliling dan mampir. Beliau juga tanya Pilkada di jateng bagaimana, politik nasional juga cerita," tambahnya.

Di sela makan siang, Ganjar menampik jika Mahfud mendekatinya agar menyorongkan namanya menjadi calon wakil Presiden mendampingi Joko Widodo (Jokowi). Pertemuan hanya makan siang dan ngobrol ringan.

Baca juga: Mahfud MD: Saya Belum Melakukan Apa-apa untuk Jadi Cawapres Jokowi

Sementara itu Mahfud MD mengaku menemui Ganjar karena ingin menjalin silaturahmi. Ia mengaku berteman saat sama-sama berjuang di kursi DPR.

"Dulu saat pilgub belum sempat ketemu, dan sekarang ketemu dan saya ucapkan selamat. Ini tidak ada kaitannya dengan cawapres," ujar guru besar Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta ini

"Dan beliau ini gubernur dan cawapres urusan lain. Ini teman lama, dulu saling berkunjung," pungkasnya. 

Kompas TV Meski demikian, nama Muhaimin Iskandar dianggap kurang memiliki kekuatan politik ketimbang mantan Ketua MK Mahfud MD.


Komentar

Terkini Lainnya

Close Ads X