Kompas.com - 24/07/2018, 15:19 WIB
Pemberangkatan jemaah calon haji asal Pamekasan dari depan masjid agung Assyuhada Pamekasan, Jumat (20/7/2018) KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMAN Pemberangkatan jemaah calon haji asal Pamekasan dari depan masjid agung Assyuhada Pamekasan, Jumat (20/7/2018)

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Barang bawaan jemaah haji asal Pamekasan dari kelompok terbang (Kloter) 13 yang diperiksa oleh petugas di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (EHS), ditemukan barang bawaan yang melebihi batas, pada Jumat (20/7/2018) kemarin.

Ada 472 slop rokok berbagai merek yang disita oleh petugas. Rokok tersebut sementara waktu diamankan oleh petugas haji. 

Kejadian ini membuat kesal pihak Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pamekasan. Pasalnya, jauh-jauh hari, jemaah calon haji sudah diwanti-wanti agar tidak memawa barang yang dilarang dan melebihi kapasitas. 

Moh. Afandi, Kepala Seksi Haji Kemenag Pamekasan menuturkan, jemaah haji tidak dilarang membawa rokok asalkan jangan berlebihan. Ketentuannya, rokok yang boleh dibawa hanya 20 batang. Sedangkan yang dibawa oleh jemaah haji, sudah melampaui batas.

“Mereka itu sudah mencoreng nama baik Pamekasan karena membuat kesalahan dan sudah tersebar kemana-mana. Padahal sudah kami wanti-wanti sebelumnya,” terang Moh. Afandi, Selasa (24/7/2018). 

Baca juga: Resep Sehat Jemaah Haji Pamekasan di Tanah Suci, Pakai Jamu Warisan Leluhur

Moh. Afandi menambahkan, dua tahun terakhir sudah tidak ada jemaah haji yang membawa barang bawaan melebihi kapasitas dan barang-barang terlarang. Namun tahun ini kembali terulang.

Pada tahun 2012 lalu, ditemukan sebanyak 499 buku nikah kosong dibawa jemaah haji asal Pamekasan. Hal tersebut menyebabkan calon jemaah gagal berangkat ke tanah suci Makkah.

“Setelah kejadian tersebut, jemaah calon haji sudah mulai sadar. Tapi sekarang kok kambuh lagi meskipun sudah diperingatkan sebelumnya,” ungkapnya. 

Moh. Afandi mengaku tidak tahu soal barang tersebut, apakah milik jemaah haji sendiri atau titipan orang lain.

Sebab ada pengakuan dari mantan jemaah haji, bahwa ada pihak Kelompok Bimbingan Haji (KBIH) yang sengaja menitipkan rokok ke dalam kopor jemaah lebih dari satu slop.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X