Menangkan Pilkada Jateng, Ganjar Tak Bentuk Tim Transisi - Kompas.com

Menangkan Pilkada Jateng, Ganjar Tak Bentuk Tim Transisi

Kompas.com - 24/07/2018, 13:28 WIB
Ganjar Pranowo dan Taj Yasin memegang surat keputusan dari KPU Jawa Tengah seusai sidang pleno penetapan pasangan calon terpilih, Selasa (24/7/2018).KOMPAS.com/NAZAR NURDIN Ganjar Pranowo dan Taj Yasin memegang surat keputusan dari KPU Jawa Tengah seusai sidang pleno penetapan pasangan calon terpilih, Selasa (24/7/2018).

SEMARANG, KOMPAS.com - Pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin ditetapkan sebagai gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah terpilih periode 2018-2023.

Ketetapan itu diumumkan dalam sidang pleno penetapan gubernur terpilih di kantor KPU Jawa Tengah, Selasa (24/7/2018).

Lantas apa yang dilakukan pasangan itu setelah dinyatakan menang di Pilkada?

"Setelah ini nunggu jadwal pelantikan, katanya 17 September," ucap Ganjar, singkat.

Baca juga: Ganjar Pranowo Tegur 3 Kepala Sekolah yang Lamban Verifikasi SKTM

Lebih dari itu, Ganjar mengaku akan fokus pada tugas-tugasnya menjadi gubernur. Di sela itu, ia dan Taj Yasin akan menyiapkan politik anggaran agar program-program yang disampaikan saat kampanye masuk dalam program kerja pemerintah.

"Menyiapkan politik anggaran, saya mulai mengenalkan ke Gus Yasin, dua kali diajak mencermati, karena saya tidak bentuk tim transisi," ucap pria 49 tahun ini.

Salah satu ajakan kepada Taj Yasin yaitu saat menjamu Pemerintah Kota Brisbane, Australia, belum lama ini.

"Saya tidak bentuk tim transisi. Politik anggaran agar program dapat berjalan di 2019," tambahnya.

Baca juga: Ganjar: Kalau Menipu Pakai SKTM Bisa Pidana Lho...

Sementara itu, sembari belajar, Taj Yasin berceloteh akan beristirahat terlebih dulu dari tahapan pilkada.

"Istirahat dulu," ujar Yasin.

"Sambil ngukur baju," timpal Ganjar, menguatkan jawaban wakilnya.

Di gelaran pilkada, pasangan Ganjar-Yasin yang diusung PDI-P, PKB, Nasdem dan Demokrat unggul dengan perolehan suara 10.362.694 atau 58,8 persen.

Sementara pasangan Sudirman-Ida yang diusung Gerindra, PKB, PAN, dan PKS meraup dukungan 7.267.993 atau 41.12 persen. 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Regional
Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk 'Video Game'

Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk "Video Game"

Internasional
Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Regional
Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku 'Paradoks Indonesia' Versi Braile

Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku "Paradoks Indonesia" Versi Braile

Nasional
'Ngamuk' dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

"Ngamuk" dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

Internasional
Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Nasional
Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Internasional
Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Nasional
Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Megapolitan
PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

Nasional
Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Internasional
Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus 'Vlog Idiot'

Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus "Vlog Idiot"

Regional
Pembunuh Sopir Taksi 'Online' di Tangerang adalah Kakak Beradik

Pembunuh Sopir Taksi "Online" di Tangerang adalah Kakak Beradik

Megapolitan
Sekjen PSI: Laporan terhadap Grace Natalie Tak Masuk Akal

Sekjen PSI: Laporan terhadap Grace Natalie Tak Masuk Akal

Nasional
Istri Sopir Taksi 'Online' Korban Perampokan: Ikhlaskan Papa ya Nak...

Istri Sopir Taksi "Online" Korban Perampokan: Ikhlaskan Papa ya Nak...

Regional

Close Ads X