Ridwan Kamil Segel Bangunan Cagar Budaya yang Dibongkar Pemiliknya

Kompas.com - 23/07/2018, 18:29 WIB
Kondisi bangunan cagar budaya karya Presiden Sukarno yang dibongkar pemilknya disegel Pemkot Bandung, Senin (23/7/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIKondisi bangunan cagar budaya karya Presiden Sukarno yang dibongkar pemilknya disegel Pemkot Bandung, Senin (23/7/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyegel sebuah bangunan cagar budaya yang sengaja dibongkar oleh pemiliknya di Jalan Gatot Subroto, Senin (23/7/2018).

Proses penyegelan dilakukan lantaran pemilik bangunan telah melanggar Peraturan Daerah Nomor 19 Tahun 2009 tentang Cagar Budaya.

"Pertama kami menyesakkan terjadinya sebuah pelanggaran luar biasa terhadap Undang-undang Cagar Budaya khususnya bangunan. Di mana bangunan ini bangunan bersejarah, bangunan cagar budaya sudah masuk klasisfikasi Perwal. Oleh pemiliknya dihancurkan dengan cara-cara yang melanggar aturan," ujar Ridwan.

Dari pantauan Kompas.com, hampir seluruh bangunan telah dibongkar, hanya menyisakan bagian fondasi dan dinding. Ridwan pun tampak mengerenyitkan dahi saat melihat bangunan bersejarah itu luluh lantak.

Aktivitas konstruksi tak terlihat dari jalan lantaran bangunan itu dikelilingi pagar seng setinggi hampir dua meter.

"Pertama adalah dinding ini tidak boleh setinggi ini, kalau tidak salah maksimal 1,5 meter. Kedua setiap cagar budaya harus ada konsultasi dulu dengan tim cagar budaya, ini tidak dilakukan. Mereka malah merenovasi dengan cara merusak," ucap Emil, sapaan akrabnya.

Baca juga: Sukses Merawat Cagar Budaya, Wali Kota Probolinggo Diundang ke Belanda

Sementara itu, Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain menuturkan, aktivitas pembongkaran bangunan cagar budaya itu baru diketahui pada Jumat (20/7/2018) lalu oleh Tim Ahli Cagar Budaya.

"Kemarin hari Jumat kita mendapat laporan dari tim TACB ada yang membongkar. Memang kan kalau kita lihat di luar tak terlihat (ada aktivitas pembongkaran) begitu kita masuk ke dalam baru bisa lihat. Hari Sabtu kita suruh hentikan, Minggu kemarin pihak yang bangun ingin beresin dulu. Sebetulnya itu tidak boleh, kayu-kayu bekas itu ada yang diangkut juga keluar," ujarnya.

Zul mengaku belum mengetahui siapa pemilik bangunan tersebut. Sebab, pemilik rumah tak hadir saat diundang Pemkot Bandung.

"Hari Senin pagi tadi saya sudah panggil yang punya rumah, kebetulan yang punyanya tidak datang, hanya kuasanya saja. Yang punya saya gak tahu persis. Sanksinya ada Perda 19 Tahun 2009 Cagar Budaya yang mengatur," ungkapnya.

Baca juga: 5 Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Kota Bandung, 1 Orang Tewas

Di temui di lokasi, salah seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya mengaku sudah satu bulan pembongkaran dilakukan. Ada tujuh pegawai yang berkerja membongkar bangunan itu.

"Katanya mau dibikin rumah, tapi gak tahu juga saya cuma kerja di sini," jelasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bupati Jombang Menyesalkan

Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bupati Jombang Menyesalkan

Regional
Ayah Perkosa Anak Tiri hingga Hamil, Ibu Korban Tutupi Perbuatan Pelaku, Terbongkar Setelah Melahirkan

Ayah Perkosa Anak Tiri hingga Hamil, Ibu Korban Tutupi Perbuatan Pelaku, Terbongkar Setelah Melahirkan

Regional
Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba Diharapkan Selesai Sebelum HUT RI

Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba Diharapkan Selesai Sebelum HUT RI

Regional
1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Ditemukan, 3 Orang Masih Dicari

1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Ditemukan, 3 Orang Masih Dicari

Regional
Pemuda Ini Cabuli dan Bunuh Bocah 8 Tahun, Mengaku Sering Dimarahi Orangtua Korban

Pemuda Ini Cabuli dan Bunuh Bocah 8 Tahun, Mengaku Sering Dimarahi Orangtua Korban

Regional
19 Hari Menghilang, Seorang Kakek Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

19 Hari Menghilang, Seorang Kakek Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

Regional
Nasib Nenek Uho, Ditemukan Tergolek Tak Berdaya di Gubuk Bersama Ayam

Nasib Nenek Uho, Ditemukan Tergolek Tak Berdaya di Gubuk Bersama Ayam

Regional
Polisi Ringkus Komplotan Begal, 4 Pelaku Masih di Bawah Umur

Polisi Ringkus Komplotan Begal, 4 Pelaku Masih di Bawah Umur

Regional
Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis

Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis

Regional
Pria Ini Perkosa Anak Tirinya Sampai Hamil, Bayinya Meninggal Setelah Dilahirkan

Pria Ini Perkosa Anak Tirinya Sampai Hamil, Bayinya Meninggal Setelah Dilahirkan

Regional
Pelaku yang Begal Ibu Hamil di Palembang Ternyata Sudah 5 Kali Beraksi

Pelaku yang Begal Ibu Hamil di Palembang Ternyata Sudah 5 Kali Beraksi

Regional
Begal Ibu Hamil, Pelaku: Saya Tidak Ada Uang untuk Makan

Begal Ibu Hamil, Pelaku: Saya Tidak Ada Uang untuk Makan

Regional
Kronologi WNA Amerika Hilang Saat Menyelam Bersama Suami di Teluk Ambon

Kronologi WNA Amerika Hilang Saat Menyelam Bersama Suami di Teluk Ambon

Regional
Pemerintah Diminta Buat Aturan Larangan Keluarga Miskin Gelar Pesta Nikah

Pemerintah Diminta Buat Aturan Larangan Keluarga Miskin Gelar Pesta Nikah

Regional
Masih Kenakan Earphone, Saiman Ditemukan Tewas dengan Luka Bakar, Diduga Tersetrum

Masih Kenakan Earphone, Saiman Ditemukan Tewas dengan Luka Bakar, Diduga Tersetrum

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X