Peringati Hari Anak Nasional, Orangtua dan 36 Siswa SD yang Dikeluarkan Kembali Demo

Kompas.com - 23/07/2018, 17:56 WIB
Kompas TV Ketika Murid SD Meminta Tas Kepada Presiden

Baca juga: 36 Siswa SD Dikeluarkan Setelah 2 Hari Bersekolah, Ini Komentar Wali Kota

Mereka dipindahkan ke sekolah lain, karena masuk sekolah tak lewat PPDB online. Mereka diterima sekolah atas inisiatif kepala sekolah, padahal kuotanya sudah lebih.

Sebelumnya, Kamis (20/7/2018), puluhan orangtua murid mendatangi Dinas Pendidikan Kota Palopo karena anak mereka dikeluarkan secara tiba tiba dan sepihak.

Mereka meminta Dinas Pendidikan kota Palopo agar anaknya kembali diterima di Sekolah karena telah membayar sejumlah perlengkapan sekolah sebesar Rp 240.000 dan sudah belajar selama 2 hari.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palopo, Asir Mangopo, menjelaskan bahwa berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Palopo menetapkan jumlah rombongan belajar (Rombel) per kelas sebanyak 26 orang murid saja.

Baca juga: Sekolah Disegel, Puluhan Murid SD Telantar di Hari Pertama Belajar

 

Untuk penerimaan siswa baru berbasis online ditetapkan sebanyak 10 sekolah dari 65 sekolah dasar yang ada di Palopo.

“Jadi mereka bukan dikeluarkan tetapi dialihkan ke sekolah dasar yang belum memenuhi kuota," terangnya. 

Menurut dia, aturan Pemerintah Kota Palopo hanya membolehkan tiga rombongan belajar per sekolah dengan jumlah siswa hanya 84 di SD 12 Langkanae. 

Namun di sekolah tersebut melakukan penerimaan siswa melebihi ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Palopo sehingga kemudian pihak sekolah terpaksa mengeluakan mereka yang diterima tidak melalui jalur online.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X