Saung Mewah di Lapas Sukamiskin Segera Ditertibkan

Kompas.com - 23/07/2018, 16:19 WIB
Sejumlah barang sitaan hasil sidak diperlihatkan saat pers rilis di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Minggu (22/7/2018). Kementerian Hukum dan HAM serentak melakukan sidak barang-barang mewah atau elektronik yang dimiliki warga binaan lapas dan rutan seluruh Indonesia. ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASASejumlah barang sitaan hasil sidak diperlihatkan saat pers rilis di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Minggu (22/7/2018). Kementerian Hukum dan HAM serentak melakukan sidak barang-barang mewah atau elektronik yang dimiliki warga binaan lapas dan rutan seluruh Indonesia.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kementerian Hukum dan HAM segera membongkar fasilitas-fasilitas mewah yang ada di Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas) Sukamiskin, salah satunya saung mewah di lapas tersebut.

Plh Kalapas Sukamiskin Alfi Zahrin menyebut saat ini pihaknya belum membongkar saung mewah tersebut.

"Masih (ada). Tadi malam kan sudah disampaikan bu Dirjen (Direktur Jenderal Permasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami), itu akan disiapkan dulu tempat berkunjung, baru itu akan kami tertibkan karena untuk sementara ini digunakan sebagai tempat kunjungan," katanya di Lapas Sukamiski, Bandung, Jawa Barat, Senin (23/7/2018).

Dia menjelaskan, kedatangannya saat ini ke Lapas Sukamiskin guna melakukan pemantauan sekaligus berkomunikasi dengan para napi tindak pidana korupsi terkait inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM pada Minggu (22/7/2018) malam. 

Baca juga: Dirjen PAS Pimpin Sidak di Lapas Sukamiskin

"Hari ini cuma komunikasi saja dengan beberapa warga binaan," katanya. 

Pihaknya juga saat ini masih melakukan pendataan terkait barang mewah yang ditemukan dalam sidak tersebut. Nantinya barang tersebut akan dikembalikan kepada pihak keluarga.

Seperti diketahui, dalam sidak yang dilakukan Direktur Jenderal Permasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami pada Minggu (23/7/2018) sejak pukul 19.00 WIB hingga 23.00 WIB, petugas menemukan berbagai barang mulai dari uang, televisi, lemari pendingin, kompor, microwave, ketel panci, spatula, telepon seluler hingga AC. 

Dari seluruh kamar yang disidak, petugas menemukan uang sebesar Rp 102 juta. Jumlah terbesar dari satu kamar yang ditemukan mencapai Rp 5,5 juta milik narapidana bernama Ahmad Kuncoro.

Sementara barang tersebut nantinya akan dikembalikan kepada keluarga, namun apabila tak kunjung diambil maka pihak lapas akan memusnahkannya.

Baca juga: Napi di Sukamiskin Bayar hingga Rp 500 Juta untuk Fasilitas, Dirjen PAS Sebut Luar Biasa

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cuek 'Dugem' Saat Wabah Corona, 71 Pengunjung Hotel di Batam Diamankan

Cuek "Dugem" Saat Wabah Corona, 71 Pengunjung Hotel di Batam Diamankan

Regional
Masuk Zona Merah Covid-19, Gubernur Sulsel Pikir-pikir Terapkan PSBB

Masuk Zona Merah Covid-19, Gubernur Sulsel Pikir-pikir Terapkan PSBB

Regional
3 Warga Tewas Tersambar Petir Saat Sedang Minum Kopi di Pondok

3 Warga Tewas Tersambar Petir Saat Sedang Minum Kopi di Pondok

Regional
2 Pasien Positif Corona Meninggal dalam 2 Hari, Salah Satunya PDP asal Mimika

2 Pasien Positif Corona Meninggal dalam 2 Hari, Salah Satunya PDP asal Mimika

Regional
Disidangkan Lewat Video Conference, Mantan Bupati Bengkayang Dituntut 6 Tahun Penjara

Disidangkan Lewat Video Conference, Mantan Bupati Bengkayang Dituntut 6 Tahun Penjara

Regional
Ringankan Dampak Corona, Bupati Natuna Tangguhkan Angsuran Pinjaman Koperasi hingga 30 April

Ringankan Dampak Corona, Bupati Natuna Tangguhkan Angsuran Pinjaman Koperasi hingga 30 April

Regional
KM Lambelu Dilarang Bersandar karena ABK Diduga Terjangkit Covid-19, Penumpang Teriak dan Lompat ke Laut

KM Lambelu Dilarang Bersandar karena ABK Diduga Terjangkit Covid-19, Penumpang Teriak dan Lompat ke Laut

Regional
Terharu Terima Bantuan, Mulyono Pengemudi Ojol: Saya Orang Kecil, Dapat Santunan dari Orang-orang Besar

Terharu Terima Bantuan, Mulyono Pengemudi Ojol: Saya Orang Kecil, Dapat Santunan dari Orang-orang Besar

Regional
Kepergok Curi Proyektor Kampus, Mahasiswa Ini Ditangkap Polisi

Kepergok Curi Proyektor Kampus, Mahasiswa Ini Ditangkap Polisi

Regional
Diduga Ada ABK Terjangkit Covid-19, Bupati Sikka Izinkan KM Lambelu Bersandar dengan Syarat

Diduga Ada ABK Terjangkit Covid-19, Bupati Sikka Izinkan KM Lambelu Bersandar dengan Syarat

Regional
Dagang di Jakarta Lalu Mudik ke Sumedang, Pria Ini Ternyata Positif Covid-19

Dagang di Jakarta Lalu Mudik ke Sumedang, Pria Ini Ternyata Positif Covid-19

Regional
Anak Gajah Sumatera Ditemukan Mati Membusuk di Hutan, Begini Kondisinya

Anak Gajah Sumatera Ditemukan Mati Membusuk di Hutan, Begini Kondisinya

Regional
31 Pasien Positif Corona di Papua, 5 Sembuh dan 4 Meninggal

31 Pasien Positif Corona di Papua, 5 Sembuh dan 4 Meninggal

Regional
Kronologi Bocah 4 Tahun Tewas Mengapung di Laut, Hilang 2 Jam Setelah Bermain Hujan

Kronologi Bocah 4 Tahun Tewas Mengapung di Laut, Hilang 2 Jam Setelah Bermain Hujan

Regional
3 Kru Kapal Diduga Terjangkit Covid-19, KM Lambelu Dilarang Bersandar di Maumere

3 Kru Kapal Diduga Terjangkit Covid-19, KM Lambelu Dilarang Bersandar di Maumere

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X