Cerita Sumiyo Bertahan di Puing-puing Penggusuran...

Kompas.com - 22/07/2018, 21:50 WIB
Warga membangun tenda terpal di rumah warga di Desa Glagah, tidak jauh dari pagar bandara. Mereka membangun dapur umum di situ. KOMPAS.com/ Dani JWarga membangun tenda terpal di rumah warga di Desa Glagah, tidak jauh dari pagar bandara. Mereka membangun dapur umum di situ.

Sumiyo bukan satu-satunya warga yang bertahan.

Banyak warga Glagah juga bertahan di sana, termasuk membangun tenda pengungsian di salah satu rumah warga.

Mantan Kepala Dukuh Sidorejo, Desa Glagah, Sutrisno mengatakan, beberapa keluarga membangun tenda di rumahnya.

Baca juga: Apakah Pembebasan Lahan Bandara Kulon Progo Bisa Selesai Tepat Waktu?

Mereka menempati lahan kosong di antara lumbung beras dan rumah induk, meletakkan dipan, tikar, perabot rumah tangga, hingga kusen di sana.

Mereka meletakkan tumpukan buku pelajaran sampai puluhan buah kelapa di sana. Mereka juga menjadikan rumah itu sebagai dapur umum.

Tenda pengungsian dan dapur umum mulai dibangun dan ditempati Minggu ini.

Baca juga: Help Desk Bandara Kulon Progo Janji Selesaikan Masalah Warga Maksimal 3 Hari

"Sekitar enam kepala keluarga di sini (rumah Sutrisno)," kata Sutrisno.

Kepala Desa Glagah Agus Parmono mengatakan, hampir seluruh warga tergusur masih bertahan di sana.

Mereka tersebar di beberapa titik berkumpul.

Baca juga: Bandara Kulon Progo Bakal Serap 3.000 Karyawan, Warga Lokal Disiapkan Jadi Pramugari hingga Petugas Avsec

Menurut Agus, sebanyak 17 KK asal Glagah tidak menerima relokasi sementara ke rumah sewa.

Mereka tersebar di masjid, rumah mantan kepala dukuh Sutrisno, tenda-tenda, maupun kerabat dekat.

"Ada yang barangnya ke rusunawa, tetapi orangnya bertahan di sini," kata Agus.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Video Pria di Lombok Nikahi Kekasihnya dengan Maskawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Viral, Video Pria di Lombok Nikahi Kekasihnya dengan Maskawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Regional
Perjalanan Pengusaha Warteg Kalahkan Covid-19, Naik Travel dari Depok, Sembuh Diiringi Tabuhan Rebana

Perjalanan Pengusaha Warteg Kalahkan Covid-19, Naik Travel dari Depok, Sembuh Diiringi Tabuhan Rebana

Regional
Cerita Syarif, Tersesat di Hutan Papua, Makan Buah Biji Anggrek untuk Bertahan

Cerita Syarif, Tersesat di Hutan Papua, Makan Buah Biji Anggrek untuk Bertahan

Regional
Belajar Toleransi dari Suku Wajor, Pantang Bertengkar Hanya karena Berbeda

Belajar Toleransi dari Suku Wajor, Pantang Bertengkar Hanya karena Berbeda

Regional
Tak Ingin Bebankan Suami, Model Ini Minta Mas Kawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Tak Ingin Bebankan Suami, Model Ini Minta Mas Kawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Regional
Seorang Kakek Ditangkap karena Jual Ganja, Polisi: Berdiri Saja Tersangka Ini Sudah Tidak Kuat

Seorang Kakek Ditangkap karena Jual Ganja, Polisi: Berdiri Saja Tersangka Ini Sudah Tidak Kuat

Regional
'Ada Ibu-ibu Bikin TikTok di Suramadu, Akhirnya Kami Spontan Langsung Meniru'

"Ada Ibu-ibu Bikin TikTok di Suramadu, Akhirnya Kami Spontan Langsung Meniru"

Regional
Melacak Sederet Nama di Dinding Rumah Tersangka Pencabulan 19 Bocah di Sukabumi...

Melacak Sederet Nama di Dinding Rumah Tersangka Pencabulan 19 Bocah di Sukabumi...

Regional
Sudah Janjian, 2 Pasien Covid-19 Kabur Hampir Bersamaan dari Lokasi yang Berbeda

Sudah Janjian, 2 Pasien Covid-19 Kabur Hampir Bersamaan dari Lokasi yang Berbeda

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sengketa TNI dan Pemkot Magelang | Ada Apa dengan Suroto?

[POPULER NUSANTARA] Sengketa TNI dan Pemkot Magelang | Ada Apa dengan Suroto?

Regional
Sebelum Tiduran 10 Tahun hingga Rambutnya Gimbal dan Jadi Bantal, Begini Sosok Suroto...

Sebelum Tiduran 10 Tahun hingga Rambutnya Gimbal dan Jadi Bantal, Begini Sosok Suroto...

Regional
'Sebelumnya Ada Video TikTok di Suramadu, Kok Kelihatan Bagus, Akhirnya Kami Ikut-ikutan'

"Sebelumnya Ada Video TikTok di Suramadu, Kok Kelihatan Bagus, Akhirnya Kami Ikut-ikutan"

Regional
'Saya Melihat Darah Begitu Banyak tapi Tak Merasa Sakit'

"Saya Melihat Darah Begitu Banyak tapi Tak Merasa Sakit"

Regional
3 Wanita yang Main TikTok di Jembatan Suramadu Minta Maaf, Didenda Rp 500.000

3 Wanita yang Main TikTok di Jembatan Suramadu Minta Maaf, Didenda Rp 500.000

Regional
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Blitar, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Blitar, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X