30.000 Warga Padang Antri e-KTP, Blanko Baru Datang Agustus

Kompas.com - 20/07/2018, 09:09 WIB
KTP-El. Foto : IST Berry Subhan Putra/Kompas.comKTP-El. Foto : IST

PADANG, KOMPAS.com - Sebanyak 30.000 warga Kota Padang antri menunggu untuk mendapatkan e-KTP dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Padang. Hingga kini, Kota Padang masih kehabisan blanko e-KTP.

Kepala Disdukcapil Kota Padang Wedistar mengatakan, sejak satu bulan lalu pihaknya sudah mengajukan permintaan blanko sebanyak 70.000 keping ke Kemendagri.

"Dari permintaan yang diajukan, baru 500 keping yang dikirim ke Padang dan itupun sudah dicetak. Jadi kami masih kekurangan," ucap Wedistar, Kamis (19/7/2018) sore.

Wedistar mengatakan, berdasarkan keterangan pihak kementerian, di pusat juga terjadi kehabisan blanko e-KTP sehingga tidak bisa dikirim ke daerah.

Baca juga: Demi E-KTP, Warga Bogor Rela Menginap di Trotoar Sampai Antre 1 Km

"Kekurangan ini kemungkinan bisa dipenuhi pertengahan Agustus," ucap Wedistar.

Untuk identitas kependudukan sementara, Disdukcapil mengeluarkan surat keterangan (Suket) perekaman untuk kebutuhan administrasi dan perbankan.

Hingga Januari hingga Juni, pihaknya sudah mengeluarkan Suket ini bagi 30.000 penduduk warga Padang.

Terkait pencetakan e-KTP, pihaknya akan memprioritaskan warga yang belum pernah melakukan perekaman e-KTP.

"Setelah itu baru diberikan kepada warga yang ingin melakukan perubahan data atau KTP yang rusak," tambah Wedistar.

Baca juga: Perjuangan Warga demi e-KTP, Datang Subuh hingga Antre Bawa Bayi

Pihaknya menekankan agar masyarakat jangan meragukan Suket yang dikeluarkan Disdukcapil. Karena legalitasnya sama dengan e-KTP.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X