Kapal Peneliti IPB Tenggelam Setelah Dihantam Ombak Setinggi 5 Meter

Kompas.com - 19/07/2018, 21:15 WIB
Sebuah kapal yang membawa rombongan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) terbalik dan tenggelam di perairan Cikeruh Wetan 2, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten handoutSebuah kapal yang membawa rombongan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) terbalik dan tenggelam di perairan Cikeruh Wetan 2, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten

WANASALAM, KOMPAS.com - Kapal yang membawa rombongan dari Institut Pertanian Bogor ( IPB) terbalik dan tenggelam di perairan Cikeruh Wetan 2, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten, setelah dihantam ombak tinggi, Kamis (19/7/2018) sekitar pukul 14.10 WIB.

Kapal KM Orange ini terbalik lalu tenggelam setelah dihantam ombak setinggi 5-6 meter. Saat kapal terbalik, penumpang berjatuhan ke laut.

Baca juga: Kapal Rombongan Peneliti IPB Tenggelam di Banten, 2 Orang Tewas

Diki, salah seorang mahasiswa yang ikut dalam rombongan dan selamat mengatakan, sebelumnya rombongan sudah mendapatkan informasi bahwa gelombang tinggi.

"Ketika masuk dermaga, kapal langsung dihantam ombak. Kapal pun langsung terbalik," tuturnya.

Menurut keterangan yang dihimpun Kompas.com di lapangan, mayoritas penumpang KM Orange ini adalah peneliti pusat studi satwa primata IPB Bogor yang tengah melakukan penelitian di Pulau Tinjil, Kabupaten Pandeglang.

Kapal diketahui berangkat dari Dermaga Pulau Tinjil menuju Dermaga Binuangeun pada sekitar pukul 12.00 WIB.

Baca juga: Kapal Peneliti IPB Tenggelam di Banten, Ini Daftar Korban Tewas dan Selamat

Dari 24 orang yang diangkut oleh kapal ini, 2 orang tewas. Sementara itu, 22 penumpang lainnya selamat.

Kedua korban tewas adalah Atiah (50) dan Rohemah (55), warga Kampung Jati, RT 19 RW 05, Kecamatan Wanasalam, yang berprofesi sebagai juru masak yang ikut bersama rombongan IPB.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Regional
Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Regional
Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Regional
Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Regional
Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Regional
Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Regional
Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Regional
Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

Regional
Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Regional
Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Regional
Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X